LANGIT7.ID, Jakarta -
Tidur sebelum Isya ternyata punya efek buruk bagi kesehatan. Rasulullah melarang ummatnya beristirahat terlalu dini di malam hari pasti karena maksud tertentu.
Seorang muslim harus menjaga shalat 5 waktu. Shalat Isya sendiri memiliki keutamaan yang luar biasa apabila dikerjakan berjamaah, yakni dihitung beribadah terus menerus selama setengah malam. Bila tidur sebelum Isya, dikhawatirkan shalat akan terlewat.
Ternyata tidur sebelum Isya memiliki banyak efek buruk, salah satunya membuat kita kebablasan sampai pagi. Kondisi ini tidak baik bagi kesehatan, khususnya gangguan hati dan potensi mengalami kegemukan.
Baca Juga: Rasulullah Ajarkan Baca Ayat Kursi Sebelum Tidur, Ini ManfaatnyaMasalah lainnya, saat bangun kita akan merasakan malas berkepanjangan, bisa jadi selama seharian di esok harinya. Itulah mengapa Islam melarang tidur sebelum Isya.
Di sisi lain, batas waktu shalat Isya yang panjang sering kali menjadi alasan bagi ummat Islam menyepelekan ibadah ini. Mereka sibuk mengerjakan urusan duniawi hingga lelah dan akhirnya tertidur.
Dalam hadist shahih, sahabat Abu Barzah mengatakan bahwa Rasulullah tidak menyukai tidur sebelum mengerjakan shalat Isya dan bergadang setelahnya.
Imam Nawawi dalam Riyadhus Shalihin mengatakan, maksud ngobrol dalam hadits ini ialah berbincang-bincang yang mubah jika dilakukan pada waktu lain.
Adapun ngobrol dalam hal kebaikan seperti mengkaji ilmu, membicarakan kisah-kisah para salihin, membicarakan sesuatu yang ada kaitannya dengan kemuliaan aklak, menerima tamu, tidak dikategorikan makruh, bahkan mustahab atau dianjurkan.
(bal)