LANGIT7.ID, Jakarta - Salah satu amalan yang dianjurkan bagi setiap muslim sebelum tidur adalah disunnahkan membaca ayat kursi, karena orang yang membacanya akan terjaga dari gangguan syaitan hingga pagi hari.
Ayat Kursi sendiri merupakan salah satu ayat dalam Surah Al Baqarah, yaitu berada di ayat ke-255 dalam surah kedua setelah surat al-Fatihah. Dalam membacanya, bisa sambil duduk sebelum mengistirahatkan badan, bisa pula sambil berbaring di posisi tidur kita.
Baca Juga: Lewat Santri, Bangsa Indonesia Miliki Karakter KuatSebelum membaca beberapa ayat dan surat dari al-Qur'an, Rasulullah juga mensunnahkan agar setiap muslim yang hendak tidur senantiasa berwudhu. Bahkan dengan berwudhu, jika pada tidurnya ia meninggal, maka Allah Swt akan mengampuni dosa-dosanya.
Dalam sebuah hadits yang menceritakan tentang kisah Abu Hurairah –Radhiyallahu Anhu– yang menghadapi seorang pencuri harta zakat. Pada hadits itu disebutkan, “..lalu Rasulullah –Shallallahu alaihi wa Sallam– bertanya kepadaku, ‘Apa yang dilakukan oleh tawananmu semalam?’ aku menjawab, ‘Wahai Rasulullah –Shallallahu alaihi wa Sallam–, ia mengajarkan aku sejumlah kalimat yang ia klaim akan bermanfaat bagiku.
Lalu aku pun melepaskannya setelah itu.’ Beliau bertanya, ‘Kalimat apa yang ia ajarkan?’ Aku jawab, ‘ia katakan kepadaku, jika kamu hendak beranjak menuju tempat tidurmu, maka bacalah ayat kursi dari awal hingga akhir. Lalu ia juga katakan, apabila kamu membacanya maka Allah akan selalu menjagamu hingga pagi hari dan syaitan tidak dapat mendekatimu –para sahabat Nabi adalah orang-orang yang berusaha keras untuk selalu berbuat kebaikan-.’
Baca Juga: Pemprov Jabar Perkuat Program Satu Desa Satu HafidzLalu Nabi –Shallallahu alaihi wa Sallam– berkata, ‘Kalimat yang ia ajarkan kepadamu memang benar adanya walaupun ia adalah seorang pendusta. Apakah kamu tahu siapa yang kamu ajak bicara selama tiga hari kemarin itu wahai Abu Hurairah?’ Aku jawab, ‘Tidak tahu.’ Lalu beliau katakan, ‘Ia adalah syaitan.'" (HR. Bukhari nomor 2311, juga oleh An-Nasa’i secara maushul dalam kitab As-Sunan Al-Kubra nomor 10795).
Berikut ayat kursi yang dapat sahabat
Langit7 baca sebelum tidur:
اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ
Allāhu lā ilāha illā huw, al-ḥayyul-qayyụm, lā ta`khużuhụ sinatuw wa lā na`ụm, lahụ mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, man żallażī yasyfa'u 'indahū illā bi`iżnih,ya'lamu mā baina aidīhim wa mā khalfahum, wa lā yuḥīṭụna bisyai`im min 'ilmihī illā bimā syā`, wasi'a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ, wa lā ya`ụduhụ ḥifẓuhumā, wa huwal-'aliyyul-'aẓīm.Artinya:
“Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya?
Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.” (QS. Al Baqarah: 255)
Baca Juga:
Beralih dari BBM ke Listrik PLN, ASDP: Kapal Ferry Lebih Efisien dan Tidak Bising
Relawan MRI Semarang Bersih-Bersih Sungai saat World Cleanup Day(asf)