LANGIT7.ID-, Jakarta - -
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) meluncurkan pembaruan dari program masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) tahun ajaran 2025/2026 yaitu
MPLS Ramah.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti mengatakan,
MPLS bukanlah masa perpeloncoan atau senioritas pada murid baru. Tetapi, sebuah masa di mana murid memasuki lingkungan baru dan menjadi lebih baik melalui pendidikan. Harapannya, MPLS bakal menjadi memori menyenangkan bagi murid.
"MPLS bukanlah masa perpeloncoan atau masa di mana senioritas menunjukkan kehebatannya kepada para junior. Tetapi masa di mana murid baru memasuki lingkungan baru, menemui dan memiliki kawan-kawan baru, serta membangkitkan semangat baru untuk menjadi lebih baik," kata Mu'ti dalam acara Peluncuran MPLS Ramah bersama Penerima Beasiswa ADEM di Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta Pusat, Jumat (11/7/2025).
Baca juga: MPLS 2025 Menjadi 5 Hari, Materi Pun Ditambah Tentang Judi OnlineMenurutnya, slogan Ramah" yang diusung MPLS bukanlah formalitas biasa. Namun, ada semangat yang dituangkan agar MPLS 2025/2026 bisa menjadi lebih ramah dan terarah.
"Sesuai dengan namanya, perubahan nama tidak sekedar formalitas, tetapi memiliki spirit semangat agar MPLS tahun ini menjadi lebih ramah dan terarah. Khususnya bagi para murid baru yang memasuki lingkungan baru dan memiliki kawan-kawan baru,” katanya, menerangkan.
Adapun rangkaian MPLS Ramah meliputi penguatan implementasi
7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, penguatan kegiatan Pagi Ceria. Kemudian, penggalian minat, bakat, dan potensi murid secara menyeluruh melalui pengenalan kegiatan ekstrakurikuler maupun aktivitas yang bermanfaat.
Baca juga: Mengenal Tata Tertib MPLS 2025 yang Berlangsung Lima Hari"Yang terpenting adalah bagaimana sejak awal menanamkan kesadaran semua murid tentang pentingnya menuntut ilmu, pentingnya belajar, pentingnya menempuh pendidikan. Tentu ini sebagai bagian dari upaya bersama untuk meraih kejayaan dan kesuksesan di masa yang akan datang," ujarnya.
(lsi)