LANGIT7.ID-, Jakarta - -
Olahraga bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja menyesuaikan kondisi maupun situasi. Untuk Anda yang kurang suka olahraga di luar rumah, ada beberapa jenis olahraga yang bisa dilakukan dengan aman di rumah. Asal dilakukan dengan benar,
olahraga di rumah juga bisa memberikan hasil yang baik untuk kesehatan.
Memilih olahraga yang tepat dikerjakan di rumah memang susah-susah gampang, selain menentukan jenis yang tepat ada risiko mengalami cedera saat berolahraga. Lantas, apa saja jenis olahraga yang aman dilakukan di rumah? Bagaimana penanganannya apabila cedera?
Jenis olahraga yang bisa dilakukan di rumah, untuk menurunkan risiko obesitas dan menjaga kesehatan:1. Olahraga Aerobik dan KardioJenis olahraga ini tepat untuk membakar lemak dan cukup mudah dilakukan di rumah. Anda dapat memanfaatkan alat treadmill, sepeda statis, jogging, skipping/lompat tali, naik turun tangga, dan berjalan kaki sekitar rumah.
Namun, bila tidak memiliki alat latihan kardio, Anda dapat melakukan
senam aerobik dengan mengikuti tutorial di televisi atau dari kanal Youtube. Senam aerobik mempunyai manfaat yang sama dengan olahraga menggunakan alat latihan kardio.
2. Menari (Dancing)Menari (dancing) termasuk aktivitas olahraga juga. Nyalakan musik kesukaan, dan menarilah. Anda juga dapat melihat tutorial dan lakukan gerakan dance aerobik sesuai dengan yang ada di kanal Youtube.
3. YogaKelihatannya sederhana dan mudah dilakukan. Anda yang belum terbiasa melakukan olahraga yoga sendiri, dapat sambil meniru tutorial di televisi atau di internet. Yoga merupakan salah satu olahraga yang efektif untuk membakar lemak dan membuat Anda berkeringat. Bonus lainnya, Anda dapat mengatur pernapasan, meningkatkan fleksibilitas tubuh, meditasi, menjaga vitalitas, dan energi.
4. PilatesOlahraga yang berfokus pada fleksibilitas dan kekuatan otot ini ternyata juga bisa dilakukan di rumah. Tidak perlu membeli alat yang mahal, Anda bisa mencoba floor pilates untuk membuat tubuh lebih fleksibel dan memperbaiki postur tubuh. Mirip dengan
yoga, Anda bisa melihat tutorial floor
pilates melalui video online.
5. Berjalan kakiBerjalan kaki merupakan jenis olahraga yang mudah dan bisa dilakukan kapan saja. Anda bahkan tidak perlu ke luar rumah untuk berjalan kaki. Cukup berjalan memutari rumah atau dari ruang ke ruang selama 15 menit setiap harinya sudah bisa membantu meningkatkan fungsi kardiovaskular Anda.
6. Olahraga AnaerobOlahraga yang melatih kekuatan otot, sekaligus mengencangkan otot, ini dapat dilakukan oleh semua orang. Khususnya untuk Anda yang berusia lebih dari 35 tahun, yang mana akan mengalami penyusutan massa otot sebanyak 1-2 persen per tahun.
Apabila tidak dilatih, otot akan mengecil dan tulang menjadi lemah sehingga mudah patah. Olahraga push up, sit up, squat, jumping, dan lunges, bahkan berjalan-jalan ringan saja, dapat menjadi pilihan Anda. Selain itu, latihan penguatan otot dengan beban tubuh sendiri atau menggunakan barbel/dumbell juga dapat dilakukan.
7. Olahraga FleksibilitasJenis olahraga ini bermanfaat untuk melenturkan tubuh. Dengan tubuh yang lentur, Anda memiliki tingkat kebugaran yang paling optimal, mengurangi risiko cedera, dan memiliki peranan penting untuk mencegah peradangan sendi dan penyakit lainnya. Lakukan stretching secara rutin untuk melatih fleksibilitas.
Disarankan, saat Anda sedang bekerja atau berkegiatan di rumah, upayakan tidak duduk seharian. Lakukan peregangan setiap dua jam sekali (tahan sampai 10-15 detik).
(lsi)