Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 10 Juli 2026
home global news detail berita

Jutaan Pernikahan di Indonesia Tak Tercatat, Bimas Islam Kemenag Ingatkan Dampak Hukumnya

tim langit 7 Selasa, 30 September 2025 - 13:37 WIB
Jutaan Pernikahan di Indonesia Tak Tercatat, Bimas Islam Kemenag Ingatkan Dampak Hukumnya
LANGIT7.ID-Jakarta; Kementerian Agama melalui Ditjen Bimas Islam menyoroti fenomena banyaknya pasangan muda di Indonesia yang menikah tanpa pencatatan resmi negara. Direktur Jenderal Bimas Islam, Abu Rokhmad, mengungkapkan bahwa pada 2025 terdapat 1,5 juta pasangan yang tercatat menikah, sementara jumlah pernikahan di luar catatan negara justru lebih tinggi.

Ia menyebut saat ini ada sekitar 70 juta penduduk Indonesia yang berada di usia menikah. Abu menegaskan pentingnya pencatatan resmi agar hak-hak pasangan dan anak dapat terlindungi secara hukum. “Ada 34,6 juta yang menikah tapi tidak tercatat. Nikah siri itu sah secara agama, tapi tidak tercatat di bumi, sehingga istri dan anak tidak terlindungi secara hukum. Kami ingin mendorong agar pernikahan tercatat di langit dan di bumi,” jelas Abu Rokhmad dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (30/9/2025).

Agenda Bincang Syariah Goes to Campus yang diprakarsai Ditjen Bimas Islam sebelumnya juga telah berlangsung di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan UIN Alauddin Makassar. Program ini menjadi bagian dari rangkaian Blissful Mawlid dengan tema Membumikan Shalawat, Merawat Jagat. Abu menekankan bahwa kegiatan di kampus bukan sekadar seremoni, melainkan pembuka jalan untuk kolaborasi riset, edukasi, dan dakwah ke depan. "Kehadiran kami di sini (UI) bukan hanya seremonial, tapi untuk membuka kolaborasi ke depan dalam riset, edukasi, dan dakwah yang berdampak nyata bagi umat,” ujarnya.

Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah, Arsad Hidayat, menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi ruang strategis mempertemukan mahasiswa dengan ulama, akademisi, hingga influencer keagamaan. “Kita ingin isu-isu agama tidak hanya dipahami secara tekstual, tetapi dikaitkan dengan problem lingkungan, sosial, dan kemanusiaan yang sedang kita hadapi bersama,” katanya.

Selain edukasi di kampus, Bimas Islam juga memperkenalkan program Nikah Fest yang dilaksanakan di Masjid Istiqlal. Melalui kegiatan ini, 100 pasangan muda berhasil melangsungkan akad nikah dengan dukungan fasilitasi pembiayaan. Bahkan, BAZNAS ikut membantu modal usaha setelah pernikahan. “Ada 100 pasangan yang telah menikah melalui program ini. Bahkan BAZNAS juga membantu biaya usaha pasca menikah. Ini bagian dari ikhtiar menjaga generasi muda agar siap membangun keluarga sakinah,” ungkap Arsad.

Bimas Islam pun berkolaborasi dengan komunitas masjid travelers serta influencer media sosial dalam menyebarkan narasi positif tentang masjid. Arsad berharap sinergi bersama kampus, komunitas, dan media sosial dapat memperkuat gerakan ini. "Kita ingin mahasiswa tidak hanya cerdas secara akademis, tapi juga peduli lingkungan, sosial, dan keagamaan,” pungkasnya.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 10 Juli 2026
Imsak
04:34
Shubuh
04:44
Dhuhur
12:02
Ashar
15:23
Maghrib
17:55
Isya
19:08
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan