LANGIT7.ID–Jakarta; Pertemuan lintas lembaga antara Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dan sejumlah menteri kabinet berlangsung di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Rabu (8/10/2025). Forum tertutup tersebut dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi dari eksekutif dan legislatif, membahas situasi nasional terkini mencakup sektor politik, ekonomi, serta keamanan negara.
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menjelaskan bahwa pertemuan ini merupakan bagian dari koordinasi rutin antara kedua lembaga negara untuk memastikan sinkronisasi langkah pemerintah dan parlemen.
“Kita koordinasi antara eksekutif dan legislatif, kita lakukan tukar menukar informasi mengenai situasi terkini tentang politik, ekonomi, keamanan, dan lain-lain,” ujar Dasco, dikutip Kamis (9/10/2025).
Rapat tersebut telah dijadwalkan sejak empat hari sebelumnya, dengan agenda utama membahas perkembangan sejumlah isu strategis nasional. Salah satu bahasan yang menjadi sorotan ialah dinamika terkait transfer ke daerah (TKD), yang hingga kini masih dalam tahap pembahasan awal.
“Belum, masih panjang,” tambah Dasco.
Melalui unggahan di akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet, terlihat sejumlah pejabat hadir dalam rapat tersebut, antara lain Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman, dan Wakil Ketua Komisi I DPR RI Budisatrio Djiwandono.
Selain itu, forum turut diikuti oleh para pimpinan komisi serta perwakilan dari berbagai kementerian dan lembaga, seperti Kementerian Hukum dan HAM, Badan Intelijen Negara (BIN), dan Mabes TNI.
Dalam keterangannya, Sekretariat Kabinet menyebut bahwa agenda pertemuan tersebut tidak hanya membahas aspek hukum dan keamanan, tetapi juga menyoroti evaluasi terhadap penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2025. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memastikan kebijakan pemerintah berjalan efektif dan akuntabel di tengah dinamika ekonomi serta tantangan geopolitik global yang terus berkembang. (Antara)
(lam)