LANGIT7.ID-, Jakarta - -
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI),
KH Anwar Iskandar mengajak seluruh
umat Islam dan elemen bangsa untuk memperbanyak
muhasabah, munajat, serta taqarub ilallah atau mendekatkan diri pada Allah SWT.
Ajakan ini menyusul rangkaian musibah yang menimpa Indonesia dalam beberapa waktu terakhir. Seperti diketahui, tiga provinsi di Sumatra yaitu Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat dihantam bencana banjir bandang dan tanah longsor.
Baca juga: IPB dan Perantau Minang Masak 1 Ton Rendang untuk Korban Bencana SumatraKiai Anwar juga menyerukan umat untuk memperbanyak doa dan istighasah, termasuk
Qunut Nazilah, sebagai bentuk ikhtiar memohon perlindungan Allah SWT bagi bangsa Indonesia.
“Kami dari Dewan Pimpinan Pusat MUI mengajak umat Islam untuk melakukan muhasabah, munajat, taqarub ilallah, memperbanyak doa dan istighasah. Khususnya melaksanakan Qunut Nazilah sebagai bagian dari usaha kita mendoakan masyarakat yang terdampak,” ujar KH Anwar Iskandar di Jakarta, Selasa (9/12/2025) seperti dikutip dari laman MUI Digital.
Ia berharap doa-doa tersebut menjadi kekuatan batin bagi masyarakat terdampak, serta memohonkan ampunan dan derajat tertinggi bagi korban yang wafat.
“Kita doakan saudara-saudara kita yang meninggal agar menjadi syuhada dan dimasukkan ke surga tanpa hisab,” tambahnya.
Lebih lanjut, MUI juga mengajak seluruh ormas Islam, lembaga filantropi, dan seluruh kekuatan masyarakat untuk menyalurkan bantuan guna meringankan beban warga yang terdampak bencana.
Baca juga: Bencana Sumatra Menggila, Cak Imin Ajak Pemerintah Lakukan Taubatan Nasuha“Mari memberikan bantuan semampunya untuk meringankan penderitaan saudara-saudara kita di daerah terdampak,” tegasnya.
Data terbaru dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 40 jenazah korban bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat ditemukan pada Senin (8/12/2025).
Dengan demikian, total korban meninggal dari per Senin berjumlah 961 jiwa.
(est)