LANGIT7.ID, Jakarta - Beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk santri dibuka hari ini, Senin 11 Oktober dan akan ditutup pada Jumat, 22 Oktober 2021. Pendaftar akan mengikuti tiga tahap seleksi yakni seleksi administrasi, seleksi substansi akademik dan kebangsaan serta seleksi wawancara.
Baca Juga: BSI Scholarship, Dorong Peningkatan Literasi Syariah Lewat Pendidikan
Cara mendaftarnya pun terbilang simpel. Pertama, mendaftar secara online pada situs pendaftaran Beasiswa LPDP
https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id . Kedua, Melengkapi dan mengunggah semua dokumen yang dipersyaratkan pada aplikasi pendaftaran. Ketiga, Pastikan melakukan submit aplikasi pendaftaran untuk mendapatkan kode registrasi atau pendaftaran.
Beasiswa Santri diberikan kepada santri yang diusulkan oleh pondok pesantren berdasarkan rekomendasi pimpinan pesantren dan Kementerian Agama.
Ada dua kategori penerima beasiswa santri ini yakni aktif sebagai pendidik, atau tenaga kependidikan di Pondok Pesantren atau satuan-satuan Pendidikan keagamaan yang diselenggarakan oleh pesantren sekurang-kurangnya 3 tahun terakhir.
Kategori berikutnya untuk alumni Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) atau Ma’had Aly lulusan 2 (dua) tahun terakhir. Alumni penerima beasiswa santri harus berkontribusi di pondok pesantren asal atau pondok pesantren lain dengan persetujuan pondok pesantren asal. Bisa juga ia mengikuti program pendayagunaan sesuai aturan di Kementerian Agama.
Baca Juga: Ahmad Fuadi, Santri Mendunia yang Sebarkan Inspirasi Lewat Novel Best Seller
Tujuan beasiswa ini adalah Perguruan Tinggi Tujuan Luar Negeri program Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) Afirmasi LPDP yang berlaku.
Ada banyak skema yang disediakan yakni beasiswa Santri disediakan untuk jenjang pendidikan Magister Luar Negeri dan Doktor Luar Negeri, magister satu gelar dengan durasi studi paling lama 24 bulan, dan doktoral satu gelar dengan durasi studi paling lama 48 bulan.
Kemudian, pendaftar Beasiswa Santri yang telah mempunyai dan mengunggah LoA
Unconditional (
Letter of Acceptance) atau surat diterima di perguruan tinggi tujuan dengan tanpa syarat wajib memilih 1 Perguruan Tinggi Tujuan Luar Negeri sesuai dengan daftar Perguruan Tinggi LPDP.
Sementara pendaftar beasiswa yang belum memiliki LoA
Unconditional (
Letter of Acceptance) wajib memilih 3 Perguruan Tinggi Tujuan Luar Negeri yang ada dalam daftar Perguruan Tinggi LPDP dengan program studi serumpun.
(jqf)