Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home lifestyle muslim detail berita

Jangan Panik, Begini Cara Deteksi dan Cegah Hipoglikemia

muhammad rifai akif Selasa, 12 Oktober 2021 - 14:12 WIB
Jangan Panik, Begini Cara Deteksi dan Cegah Hipoglikemia
Ada beberapa cara mendeteksi hipoglikemia melalui tes kadar gula darah. Foto : iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Belakangan istilah medis hipoglikemia ramai diperbincangkan. Pasalnya, belum lama ini pesohor Dorce Gamalama dilarikan ke rumah sakit karena mengalami hipoglekimia.

Lalu apa itu hipoglikemia?

Menurut dokter ahli saraf Universitas Indonesia dr. Fakhrunnisa, Sp.S menjelaskan hipoglikemia adalah kondisi dimana kadar gula atau glukosa dalam darah rendah.

Mereka yang mengalami hipoglikemia biasanya akan merasa tidak nyaman, tubuh lemas, sulit berkonsentrasi, gemetar, pusing, mengantuk, kelaparan sehingga aktivitasnya sehari-hari terganggu.

Ciri-ciri yang biasanya dirasakan antara lain berkeringat, merasa kelaparan, kebingnungan, pandangan mata kabur, hilang keseimbangan, mudah marah, bicara tidak jelas, dan masih merasa lelah saat bangun tidur pada pagi hari.

Baca juga : Apakah Bisa Hidup Tanpa Gula? Begini Cara Menyiasatinya

Bahkan jika parah, penderita bisa saja tiba-tiba pingsan, seperti yang dialami Dorce. Sehingga akan berbahaya bila hal tersebut terjadi saat dalam perjalanan.

Cara mendeteksi
Ada beberapa cara mendeteksi hipoglikemia melalui tes kadar gula darah. Secara umum, tes gula darah dilakukan sebelum dan setelah makan untuk mengetahui perubahan kadar gula darah berdasarkan konsumsi makanan dan minuman selama rentang waktu itu.

Bagi pengidap diabetes tipe 1, direkomendasikan melakukan tes darah sebelum makan, sebelum dan setelah berolahraga, sebelum tidur, dan saat malam hari. Tes harus lebih sering jika orang tersebut sedang sakit, mengubah rutinitas sehari-hari, atau mengonsumsi obat baru.

Sedangkan waktu tes bagi pengidap diabetes tipe 2 tergantung jenis dan jumlah insulin yang digunakan. Biasanya tes dilakukan sebelum makan dan sebelum tidur malam.

Saat ini sudah banyak alat tes gula konvensional yang akurat dan mudah dibawa kemana saja, juga mudah digunakan. Hanya dengan masukan jari ke alat yang dilengkapi jarum kecil untuk mengambil sampel darah. Kemudian teteskan darah pada strip pengujian. Dalam beberapa detik hasil pun akan terlihat.

Sedangkan untuk mendiagnosis hipoglikemia, dokter tidak hanya melihat hasil tes kadar gula darah. Dokter juga akan memeriksa gejala yang terjadi dan mengecek apakah kadar gula darah kembali normal setelah gejala hilang.

Di rumah sakit, pasien hipoglikemia akan diberi infus berisi larutan glukosa untuk memulihkan kadar gula darah. Ada juga tablet glukosa yang bisa diberikan kepada pasien. Untuk pasien diabetes yang rentan mengalami hipoglikemia, terdapat glucagon kit berupa suntikan glukosa yang bisa diberikan ketika gejala muncul.

Baca juga : Kiat Sehat Kurangi Asupan Gula, Garam dan Lemak Versi Pakar Gizi

Namun, pada dasarnya untuk mengembalikan kadar gula darah bisa dilakukan sendiri dengan mengkonsumsi makanan dan minuman berglukosa secukupnya; misalnya teh manis, permen, jus buah, dan madu.

Setelah 15 menit, cek lagi kadar gula darah untuk mengetahui apakah sudah pulih atau belum. Ulangi lagi langkah sebelumnya jika kadar gula darah belum normal.

Jika setelah mengonsumsi makanan dan minuman berglukosa kadar gula darah tetap belum kembali normal, sebaiknya segera berobat ke dokter. Begitu juga jika gejala memburuk karena ketidaksadaran hipoglikemia, harus segera dibawa ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapat pengobatan.

Kemudian, bagaimana cara mencegah hipoglikemia?

Menurut Fakhrunnisa bagi pasien yang bukan penderita diabetes, pastikan makan secara teratur dan hindari minuman beralkohol. Bila melakukan aktivitas yang menguras fisik, jangan lupa beristirahat dan mengonsumsi makanan/minuman yang bisa menambah energi.

Untuk pengidap diabetes, lakukan terapi insulin dan obat harus dilakukan sesuai dengan dosis. Sediakan alat pengecek gula darah untuk memantau kadar gula darah secara rutin.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)