LANGIT7.ID-Arab Saudi; Warga Muslim Afrika Selatan yang sedang menunaikan Umrah kini terlantar akibat pembatalan penerbangan di Timur Tengah.
Serangan AS-Israel ke Iran dan serangan balasan dari Iran telah menutup wilayah udara di kawasan tersebut.
Yaseen Abrahams seharusnya kembali ke tanah air kemarin, tetapi gangguan perjalanan membuatnya terjebak di Arab Saudi.
"Itu adalah salah satu, saya pikir, faktor utama saat ini adalah beban finansial yang ditimbulkan pada para jemaah yang berada di kota-kota karena ketersediaan hotel juga mengingat bulan yang sedang kita jalani ini. Ini adalah bulan yang sangat istimewa dan suci bagi umat Islam.
"Dan biasanya saat-saat seperti ini tahun, Madinah dan Makkah sudah penuh dipesan. Jadi nomor satu adalah mencoba mencari akomodasi, ketersediaan. Dan tentu saja, ini musim yang berbeda dalam setahun. Jadi ini membutuhkan biaya bagi para jemaah di saat seperti ini. Namun, ada sesama warga Afrika Selatan yang berusaha semaksimal mungkin, yang telah menjangkau dan menyediakan jenis akomodasi tertentu serta makanan secara gratis bagi para jemaah yang terlantar di kota Madinah dan Makkah."
Sementara itu, pemerintah Afrika Selatan mengatakan misi diplomatik akan tetap menjalin kontak erat dengan warga Afrika Selatan yang terdampak melalui berbagai platform komunikasi, seiring meningkatnya konflik di Timur Tengah setelah serangan AS dan Israel ke Iran.
Departemen Hubungan Internasional dan Kerja Sama sedang menjajaki beberapa cara untuk membantu warga Afrika Selatan yang terkena dampak penutupan wilayah udara secara luas, terutama di hub utama seperti Dubai dan Abu Dhabi. Pemerintah mendesak warga negara yang terlantar untuk tetap berhubungan dengan kedutaan atau konsulat Afrika Selatan terdekat untuk mendapatkan informasi terkini. Kami akan membagikan lebih banyak informasi seiring perkembangan situasi, tetap ikuti laporan selanjutnya.(*/saf/enca)
(lam)