LANGIT7.ID - Maulid Ad Dhiyaul Lami' merupakan salah satu kitab maulid yang populer di Indonesia. Kitab maulid ini biasa dibaca dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad yang dilaksanakan pada 12 Rabiul Awal. Adh-
Dhiyaul Lami' sendiri artinya cahaya yang terang-benderang.
Maulid Ad Dhiyaul Lami' bisa dibilang merupakan kitab maulid kontemporer sebab ditulis di era modern. Syair maulid ini digubah oleh Al Musnid Al A'rif Billah Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz bin Syaikh Abubakar bin Salim atau akrab dikenal sebagai Habib Umar bin Hafidz. Habib Umar yang ahli dalam bidang bahasa dan sastra menulis maulid ini pada 1994 di Hadramaut, Yaman.
Baca Juga: Maulid Barzanji, Syair Shalawat Karya Ulama Kurdi yang Populer di Nusantara
Syahdan, Habib Umar menyusun Maulid Ad Dhiyaul Lami' dalam waktu sepertiga malam terakhir. Pada suatu malam, Habib Umar memanggil salah seorang muridnya yang mahir menulis. Lalu, diperintahnya membawa pena dan kertas seraya berkata, “Tulis..” dengan judul Maulid Ad Dhiyaul Lami'.
Almarhum Habib Mundzir bin Fuad Al Musawa, santri Habib Umar, pendiri Majelis Rasulullah menjelaskan, Maulid Ad Dhiyaul Lami' sangat mulia karena mengandung perjalanan hidup dan perjuangan dakwah Rasulullah. Syair-syair di dalamnya mengandung filosofi angka-angka yang bertaut dengan sejarah Nabi.
Baca Juga: Sejarah Shalawat Asyghil: Digubah Saat Keturunan Nabi Muhammad Terdzalimi
Misalnya, syair pembukanya berjumlah 12 bait yang melambangkan kelahiran Rasulullah pada 12 Rabiul Awwal. Lalu alinea pertamanya dipadu dari tiga surat, yaitu Al Fath, At Taubah, dan Al Ahzab. Tiga surat ini melambangkan bulan kelahiran Nabi,yaitu bulan ketiga dalam penanggalan hijriah. Bila menghitung baitnya mulai alinea pertama hingga Mahalul Qiyam, jumlahnya 63 yang melambangkan usia Rasulullah.
Maulid Ad Dhiyaul Lami' penuh dengan seluruh sejarah Rasulullah dari masa lahir, tanggal lahir, bulan, tahun, jumlah peperangan, perjuangan di Makkah, dakwah di Madinah, jumlah Ahlul Badr yang wafat, tahun perang Badr, tanggal, bulan, juga ratusan sejarah lain yang terjadi di masa Rasulullah.
Baca Juga: Shalawat Mansub, Ijazah Habib Sholeh Tanggul saat Hadapi Kesulitan
"Maulid Ad Dhiyaul Lami' mujarab untuk menarik para pemuda, silahkan buktikan, jika majelis taklim yang mengamalkannya maka akan dibanjiri pemuda dan akan semakin banyak. Dan Kalau bukan karena ingin menyemangati, saya tak akan menceritakannya bahwa ruh Rasulullah tak pernah tidak hadir dalam majelis yang didalamnya dibacakan Maulid Ad Dhiyaul Lami," kata Habib Mundzir dikutip lama Majelis Rasulullah.
(jqf)