Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 22 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Maulid Ad Dhiyaul Lami', Maulid Kontemporer yang Filosofis dan Digandrungi Pemuda

fajar adhitya Senin, 18 Oktober 2021 - 16:16 WIB
Maulid Ad Dhiyaul Lami', Maulid Kontemporer yang Filosofis dan Digandrungi Pemuda
Habib Umar bin Hafidz dikerumuni para jamaahnya yang mayoritas adalah pemuda. Demikian pula syair maulid yang digubahnya banyak digandrungi pemuda (foto: Instagram/@habibumarindonesia)
LANGIT7.ID - Maulid Ad Dhiyaul Lami' merupakan salah satu kitab maulid yang populer di Indonesia. Kitab maulid ini biasa dibaca dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad yang dilaksanakan pada 12 Rabiul Awal. Adh-Dhiyaul Lami' sendiri artinya cahaya yang terang-benderang.

Maulid Ad Dhiyaul Lami' bisa dibilang merupakan kitab maulid kontemporer sebab ditulis di era modern. Syair maulid ini digubah oleh Al Musnid Al A'rif Billah Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz bin Syaikh Abubakar bin Salim atau akrab dikenal sebagai Habib Umar bin Hafidz. Habib Umar yang ahli dalam bidang bahasa dan sastra menulis maulid ini pada 1994 di Hadramaut, Yaman.

Baca Juga: Maulid Barzanji, Syair Shalawat Karya Ulama Kurdi yang Populer di Nusantara

Syahdan, Habib Umar menyusun Maulid Ad Dhiyaul Lami' dalam waktu sepertiga malam terakhir. Pada suatu malam, Habib Umar memanggil salah seorang muridnya yang mahir menulis. Lalu, diperintahnya membawa pena dan kertas seraya berkata, “Tulis..” dengan judul Maulid Ad Dhiyaul Lami'.

Almarhum Habib Mundzir bin Fuad Al Musawa, santri Habib Umar, pendiri Majelis Rasulullah menjelaskan, Maulid Ad Dhiyaul Lami' sangat mulia karena mengandung perjalanan hidup dan perjuangan dakwah Rasulullah. Syair-syair di dalamnya mengandung filosofi angka-angka yang bertaut dengan sejarah Nabi.

Baca Juga: Sejarah Shalawat Asyghil: Digubah Saat Keturunan Nabi Muhammad Terdzalimi

Misalnya, syair pembukanya berjumlah 12 bait yang melambangkan kelahiran Rasulullah pada 12 Rabiul Awwal. Lalu alinea pertamanya dipadu dari tiga surat, yaitu Al Fath, At Taubah, dan Al Ahzab. Tiga surat ini melambangkan bulan kelahiran Nabi,yaitu bulan ketiga dalam penanggalan hijriah. Bila menghitung baitnya mulai alinea pertama hingga Mahalul Qiyam, jumlahnya 63 yang melambangkan usia Rasulullah.

Maulid Ad Dhiyaul Lami' penuh dengan seluruh sejarah Rasulullah dari masa lahir, tanggal lahir, bulan, tahun, jumlah peperangan, perjuangan di Makkah, dakwah di Madinah, jumlah Ahlul Badr yang wafat, tahun perang Badr, tanggal, bulan, juga ratusan sejarah lain yang terjadi di masa Rasulullah.

Baca Juga: Shalawat Mansub, Ijazah Habib Sholeh Tanggul saat Hadapi Kesulitan

"Maulid Ad Dhiyaul Lami' mujarab untuk menarik para pemuda, silahkan buktikan, jika majelis taklim yang mengamalkannya maka akan dibanjiri pemuda dan akan semakin banyak. Dan Kalau bukan karena ingin menyemangati, saya tak akan menceritakannya bahwa ruh Rasulullah tak pernah tidak hadir dalam majelis yang didalamnya dibacakan Maulid Ad Dhiyaul Lami," kata Habib Mundzir dikutip lama Majelis Rasulullah.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 22 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:52
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)