LANGIT7.ID - , Jakarta - Mungkin Anda sering mendengar sarapan bukan sesuatu yang penting. Bahkan ada anggapan yang bilang lebih baik melewatkan sarapan dibanding mengkonsumsi junk food.
Tapi tahukah Anda jika sarapan bergizi dan seimbang bisa memberi energi lebih dan dapat mencegah makan lebih banyak di sisa hari? Agar mendapat tenaga dan energi yang cukup beraktivitas, sebaiknya konsumsi makanan yang terbaik saat sarapan.
Dikutip dari Healthline, berikut 5 jenis makanan dan minuman sehat untuk sarapan di pagi hari.
1. Telur Tak ada yang bisa menyangkal kalau telur adalah makanan yang sehat dan lezat. Penelitian membuktikan dengan sarapan telur bisa meningkatkan rasa kenyang, mengurang asupan kalori di waktu makan siang, dan membantu menjaga stabilitas kadar gula darah.
Telur juga mengandung antioksidan yang membantu mencegah gangguan mata seperti katarak. Kandungan lain yang terdapat pada telur adalah sebagai sumber kolin terbaik yang sangat penting untuk kesehatan otak dan hati.
Meski tinggi kolesterol, namun telur tidak meningkatkan kadar kolesterol pada seseorang. Faktanya, makan telur utuh malah dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan meningkatkan kolesterol baik.
Intinya, mengkonsumsi telur untuk sarapan sangat sehat karena kandungannya tinggi protein dan nutrisi penting. Sehingga meningkatkan rasa kenyang dan membantu Anda makan lebih sedikit kalori di waktu makan berikutnya.
2. Kopi Minum kopi saat sarapan bisa memberi Anda semangat untuk memulai hari. Minuman tinggi kafein ini terbukti mampu meningkatkan suasana hati, menghilangkan rasa cemas dan memberi performa baik untuk mental Anda.
Dari penelitian terbukti, dosis kopi paling efektif sekira 38-400 miligram per hari atau kira-kira 0,3 hingga 4 cangkir kopi. Kandungan kafein dalam kopi juga bisa meningkatkan kerja metabolisme dan pembakaran lemak. Salah satu penelitian membuktikan 100 miligram kopi per hari bisa membantu membakar 79-150 ekstra kalo selama 24 jam.
Kopi kaya akan antioksidan yang bisa mengurangi peradangan, melindung sel lapisan pembuluh darah dan mengurangi risiko diabetes juga penyakit hati. Dengan sarapan secangkir kopi di pagi hari menjadi cara ampuh untuk memulai hari. Sebab kandungan kafeinnya bisa memberi meningkatkan mood dan metabolisme.
3. Oatmeal Bagi Anda pecinta sereal, pastinya tak pernah melewatkan sarapan dengan oatmeal yang terbuat dari gandum. Oatmeal mengandung serat unik,
oat beta-glucan yang miliki banyak manfaat untuk kesehatan, termasuk mengurangi kolesterol. Terlebih lagi serat tersebut juga meningkatkan rasa kenyang setelah sarapan.
Oat juga kaya antioksidan yang bisa melindung asam lemak agar tidak berbau tengik. Antioksidan dalam oat ini juga bermanfaat untuk kesehatan jantung dan menurunkan tekanan darah. Hanya, bagi penderita sensitivitas gluten harus hati-hati mengkonsumsi oatmeal. Sebaiknya pilih oat yang bersertifikasi bebas gluten.
Agar mendapat kandungan yang maksimal, pastikan oatmeal dicampur dengan susu ketimbang air. Sajikan juga dengan telur dan sepotong keju.
4. Berries Jenis berries yang populer di masyarakat antara lain blueberry, raspberry, stroberi dan blackberry. Selain memiliki kandungan antioksidan, kandungan gulanya lebih rendah dibanding kebanyakan buah lain. Meski begitu, berries juga tinggi akan serat.
Kandungan antioksidan yang ada di buah beri adalah anthocyanin, yang bisa melindungi jantung Anda. Manfaat lain dari buah berri antara lain bisa mengurangi peradangan, mencegah kolesterol, dan menjaga lapisan sel pembuluh darah.
Cara terbaik mengkonsumsi buah berri saat sarapan adalah dengan mencampurnya dengan greek yoghurt atau keju
cottage.
5. Teh hijau Teh hijau atau
green tea merupakan minuman paling sehat di bumi ini. Mengandung kafein yang bisa meningkatkan mood dan fokus, selain bermanfaat untuk metabolime tubuh.
Teh hijau juga sangat membantu mengatasi diabetes. Menurut tinjauan dari 17 penelitian akan teh hijau, menemukan fakta bahwa mereka yang rutin mengkonsumsi teh hijau mengalami penurunan kadar gula darah.
Teh hijau juga mengandung antioksidan yang dikenal dengan EGCG yang dapat melindungi otak, sistem saraf, dan kerusakan pada jantung.
(est)