LANGIT7.ID-Islamabad; Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar menegaskan bahwa Kesepakatan Pertahanan Bersama Mekkah dengan Arab Saudi dan Turki bersifat defensif dan tidak ditujukan terhadap negara mana pun.
Dalam pesannya kepada masyarakat terkait penandatanganan kesepakatan tersebut pada Senin, Dar mengatakan perjanjian itu mencerminkan “kedalaman ikatan persaudaraan, nilai-nilai yang kami anut bersama, serta komitmen bersama terhadap perdamaian, keamanan, dan stabilitas.”
“Penandatanganan Kesepakatan Mekkah merupakan tonggak penting dalam hubungan strategis yang telah lama terjalin antara Pakistan dengan Kerajaan Arab Saudi dan Turki,” ujar Dar.
Menurut dia, kesepakatan tersebut juga menunjukkan tekad ketiga negara untuk memperkuat kerja sama dalam menghadapi berbagai tantangan pertahanan dan keamanan di kawasan.
“Saya ingin menegaskan kembali bahwa Kesepakatan Mekkah bersifat defensif. Kesepakatan ini tidak ditujukan terhadap negara mana pun,” kata Dar.
Dia menjelaskan, tujuan kesepakatan tersebut adalah memperkuat daya tangkal bersama terhadap agresi dari luar sekaligus meningkatkan kemampuan ketiga negara dalam mempertahankan kedaulatan, integritas wilayah, dan rakyat mereka.
Dar menambahkan, kesepakatan itu menetapkan bahwa serangan bersenjata terhadap salah satu dari tiga negara akan dianggap sebagai serangan terhadap ketiganya.
Dar juga kembali menegaskan komitmen Pakistan terhadap penyelesaian sengketa secara damai serta penghormatan terhadap kedaulatan dan hukum internasional.
“Kesepakatan Mekkah bukan instrumen konfrontasi, melainkan wujud komitmen bersama kami terhadap perdamaian melalui kekuatan, solidaritas, dan sikap saling menghormati.”
(lam)