LANGIT7.ID - , Jakarta - Kesehatan Mahathir Mohamad (96) dan istrinya Siti Hasma Mohamad Ali (95) perlu dijadikan contoh dan tauladan. Sebab di usianya yang terbilang
very old, pasangan ini tetap beraktivitas normal.
Melihat dari media sosial resmi miliki Mahathir Mohammad, @chedetofficial, terlihat aktivitas keduanya masih berjalan normal. Bahkan, di usianya saat ini mantan Perdana Menteri Malaysia ini masih sanggup menyetir mobil sendiri.
"Kemampuan kita tidak tergantung umur. Saya bisa menyetir mobil, karena penglihatan saya masih oke, pendengaran saya juga masih oke,". ucap Mahathir dalam wawancara eksklusifnya bersama Langit7, Rabu (20/10/2021) lalu.
Sedangkan sang istri, Siti Hasma terlihat masih aktif bermain biola dengan nada suara yang tepat.
Baca juga : Disebut dalam Alquran, Ini Manfaat Delima untuk Kesehatan TubuhSpesialias Gizi Klinik dr. Dian Permatasari M.Gizi, yang dihubungi Langit7 pada Senin (25/10/2021) mengaku kagum dengan kondisi kesehatan Tun dr. Mahathir Mohamad dan istri, pasalnya jauh melebihi angka harapan hidup.
"Luar biasa, jauh dari Angka Harapan Hidup (AHH) yang ada dan masih sehat pula, sebuah anugerah luar biasa dari Allah," kata dr. Dian.
Angka Harapan Hidup (AHH) adalah rata-rata perkiraan jumlah tahun yang dapat ditempuh oleh seseorang sejak lahir di daerah tersebut. Setiap daerah memiliki AHH yang berbeda-beda.
Di Indonesia menurut data BPS (Badan Pusat Statistik) tahun 2020. AHH untuk jenis kelamin laki-laki berada di usia 69,59 tahun, sedangkan untuk perempuan jauh lebih tinggi yaitu 73,46 tahun.
Menurut dokter Dian yang juga aktif sebagai ketua PDGKI (Persatuan Dokter Gizi Klinik Indonesia) Banten mengatakan, pertambahan usia akan membuat fungsi-fungsi organ tubuh mengalami penurunan, dan itu tidak bisa dipungkiri.
"Penurunan fungsi itu alamiah, manusia hanya bisa menjaga maksimalnya walaupun penurunan tapi tetap bagus." ujarnya.
Adapun jika ingin sehat dan berumur panjang, dokter spesialis gizi klinik ini meyakini bahwa harus diterapkan pola hidup sehat sejak usia muda.
"Tren di Indonesia adalah mereka menjaga hidup bukan dari muda, tetapi setelah pensiun kerja atau setelah tahu kena penyakit yang berbahaya, baru menjalankan pola hidup sehat." jelas dr. Dian.
"Harusnya dijaga sejak umur 20 tahunan untuk menjalani pola hidup sehat," imbuhnya.
Lalu pola hidup sehat seperti apa yang harus dijalankan agar bisa awet muda dan panjang usia. Berikut penjelasannya :
1. Nutrisi dan gizi seimbangGizi seimbang adalah susunan makanan sehari-hari yang mengandung zat-zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh, dengan memerhatikan prinsip keanekaragaman atau variasi makanan, aktivitas fisik, kebersihan, dan berat badan ideal.
"Untuk lebih jelasnya bisa konsultasi ke dokter ahli gizi, karena setiap orang berbeda-beda kebutuhan nutrisi dan gizinya," ujarnya.
Baca juga : Antisipasi Lonjakan Kasus COVID-19 Pemerintah Minta Percepatan Vaksinasi Lansia2. Pola makan teraturPola makan yang teratur akan menata jam biologis tubuh yang bekerja, sehingga tidak menyebabkan risiko terkena penyakit jantung atau diabetes.
3. Tidur teraturTidur teratur bukan berarti tidurnya harus banyak dan sekian jam. Menurut dr. Dian, tidur teratur memiliki makna jam istirahat yang teratur, kapan tidur dan kapan bangun.
"Artinya tidur tidak harus 8 jam, tapi yang terpenting teratur dan cukup," ungkap Dian.
4. Rutin berolahraga Olahraga teratur artinya menyisihkan waktu secara rutin 15-30 menit setiap harinya untuk berolahraga.
"Olahraga yang teratur merupakan solusi utama untuk menjaga kesehatan tubuh dan mengingkatkan kepercayaan diri." Menurut Dian Permatasari
5. Tidak merokokMerokok bisa menyerang paru-paru, sedangkan paru-paru merupakan organ respirasi (pernapasan) yang berhubungan dengan sistem pernapasan dan sirkulasi (peredaran darah) dalam tubuh.
"Walaupun masih ada yang mengganggap ada manfaat dari merokok, tapi jika kita ingin berumur panjang dalam kondisi yang sehat, hendaknya tidak merokok," tegas dr. Dian yang bertugas sebagai Kepala instalasi gizi RSU Kota Tangerang Selatan.
6. Selalu berpikir positif, bersyukur dan tidak stresBanyak yang tidak sadar bahwa kunci pola hidup sehat yang paling utama adalah tidak terlalu banyak pikiran dan tidak stres.
"Dari semua poin di atas, sebetulnya poin ini adalah nomor satu, apalah artinya menjaga pola hidup sehat untuk umur panjang dalam kondisi sehat jika masih banyak pikiran dan stres." ucap dr. Dian.
Dari enam poin menjalani pola hidup sehat di atas secara singkat, ada satu catatan penting yang harus dilakukan, yaitu semua poin tersebut harus terintegrasi dan jalan bersamaan. Artinya, belum dikatakan maksimal jika sudah melakukan pola makan dan tidur teratur, tapi tidak rutin berolahraga.
(est)