Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 Juli 2026
home sosok muslim detail berita

Al-Idrisi, Ilmuwan Muslim Pelopor Geografi Modern

Muhajirin Selasa, 26 Oktober 2021 - 19:00 WIB
Al-Idrisi, Ilmuwan Muslim Pelopor Geografi Modern
Patung Al-Idrisi di Ceuta, Spanyol (foto: mvslim.com)
LANGIT7.ID - Sebelum teknologi berkembang seperti saat ini, sebagian besar konsep geografi di bumi dianggap sebagai sebuah imajinasi semata. Itu wajar, masyarakat bumi pada masa lampau belum memiliki alat transportasi super cepat dan teknologi canggih.

Namun, pada abad ke-12, kartografer dan ahli geografi bernama Abu Abdullah Muhammad bin Muhammad ‘Abdullah bin Idris al-Hammudi al-Hassani memulai revolusi dalam bidang geografi. Penemuan beliau kemudian menjadi pondasi utama geografi modern. Al-Idrisi berjasa menemukan peta hingga bola dunia untuk pertama kalinya.

Al-Idrisi lahir pada 1100 M di Ceuta, Maroko. Ia terlahir dari keluarga bangsawan. Salah satu garis leluhurnya, nasabnya tersambung hingga Nabi Muhammad SAW, maka ia berhak menyandang gelar sebagai seorang syarif.

Saat masih muda, Al-Idrisi menempuh pendidikan di Cordoba, yang kala itu menjadi Ibu Kota bagi umat Islam di Spanyol. Ia menjadi seorang penyair, mahasiswa kedokteran, pengembara, dan dikenal jenius.

Baca Juga: Mengapa Ulama Terdahulu Menguasai Lintas Bidang Ilmu? Ini Penjelasannya

Al-Idrisi kemudian menjadi seorang traveler menelusuri jalan penaklukan yang pernah dilakukan umat Islam sebelumnya. Ia memiliki jiwa petualang, dengan berlayar dari barat ke Madeira dan Kepulauan Canary, yang kemudian berhenti di Samudra Atlantik.

Al-Idrisi memiliki ketenaran sebagai seorang traveler yang gemar belajar. Hal itu yang membuat ia mendapat undangan dari Roger II, penguasa Norman Sisilia, untuk berkunjung ke pulau itu. Ia diterima secara terhormat. Dari pertemuan itu, Al-Idrisi menemukan karakter yang sama dengan Roger.

Roger merupakan raja yang memiliki rasa penasaran tinggi terhadap geografi. Sebelum Roger wafat pada 1154 M, Al-Idrisi menyelesaikan konstruksi bola langit dan peta berbentuk piringan dunia yang dikenal sebagai planisphere. Keduanya terbuat dari perak padat.

Peta itu didasarkan pada karya ensiklopedis Al-Idrisi yang diselesaikan di bawah perlindungan Roger, yaitu Kitab Nuzhat al-Mushtaq fi Ilkhtiraq al-Afaq atau kadang disebut sebagai Kitab ar-Rujari (Kitab Roger).

Hingga pada 1592, manuskrip itu muncul pertama kali di Eropa dalam edisi singkat yang dicetak di Roma. Itu kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Latin pada 1619, namun belum diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris secara keseluruhan.

Merujuk beberapa sumber, Al-Idrisi tetap tinggal d istana di Palermo setelah kematian Roger dan menulis risalah geografi lainnya yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris berjudul The Garden of Civilization and the Amusement of the Soul.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 Juli 2026
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:02
Ashar
15:24
Maghrib
17:56
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan