LANGIT7.ID, Jakarta - Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Prof. Dr. Jamal Wiwoho berkunjung ke rumah orang tua mahasiswa yang meninggal saat mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Korps Mahasiswa Siaga Batalyon 905 Jagal Abilawa UNS atau yang kerap dikenal dengan Resimen Mahasiswa (Menwa) UNS, almarhum Gilang Endi Saputra
Dalam kunjungan tersebut, Rektor UNS bersama Wakil Rektor Riset dan Inovasi UNS Prof. Kuncoro Diharjo dan Sekjen Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UNS Bambang Wahyudi disambut langsung oleh keluarga besar almarhum Gilang Endi Saputra. Usai berkunjung ke rumah Gilang, Rektor UNS beserta rombongan melakukan ziarah ke makam Gilang.
"Mewakili UNS, saya meminta maaf atas kejadian yang telah menimpa almarhum Gilang saat mengikuti Diklat Menwa UNS. Semoga almarhum Gilang di terima disisi Allah SWT dan husnul khatimah," ujar Prof. Jamal di Dusun Keti, Desa Dayu, Karangpandan Karanganyar, dikutip Ahad (7/11/2021).
Baca Juga: Mochtar Kusumaatmadja, Diplomat Ulung dari Keluarga PesantrenPihak UNS menyerahkan proses penyelidikan dan penyidikan kepada pihak kepolisian. Ia menyatakan sikap UNS sangat jelas, yaitu mendukung upaya pengusutan dan penyelesaikan kasus ini agar kebenaran dan keadilan ditegakkan bagi semua pihak. "Oleh karena ini, UNS sangat mendukung dan kooperatif dengan upaya pengusutan yang sedang dilakukan oleh pihak Kepolisian, dalam hal ini adalah Tim Penyidik dari Polresta Surakarta,” ujar Prof. Jamal.
Sebagai bentuk dukungan dan sikap kooperatif itu adalah memberikan akses seluas-luasnya kepada Tim Penyidik Polresta Surakarta untuk memperoleh dokumen-dokumen yang diperlukan, untuk memeriksa lokasi-lokasi di lingkungan UNS yang relevan, serta memanggil mahasiswa, dosen, maupun tenaga kependidikan untuk dimintai keterangan oleh Tim Penyidik.
Baca Juga: Tingkatkan Kompetensi, Guru Didorong jadi YoutuberSementara itu, orang tua Gilang, Sunardi menyambut baik kehadiran Rektor UNS bersama rombongan. "Terima kasih sudah datang ke rumah kami. Kami sangat mengapresiasi gelar perkara yang dilakukan oleh Polresta Surakarta dan Polda Jateng serta sudah ditetapkan siapa tersangkanya. Kami dari keluarga sangat mendukung proses penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian," ujar Sunardi.
Baca Juga: Luncurkan Koperasi, HIPSI Jateng Siap Cetak 1.000 Santripreuner
Baca Juga: Jaga Moral dan Akal Sehat, MUI Minta Permendag 20/2021 Dibatalkan(zhd)