Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home global news detail berita

Eropa Barat Dihantam Banjir Bandang, Korban Meninggal Capai 125

ajeng ritzki Sabtu, 17 Juli 2021 - 09:11 WIB
Eropa Barat Dihantam Banjir Bandang, Korban Meninggal Capai 125
Palang Merah Jerman menyiapkan pusat evakuasi darurat di sebuah stadion olahraga. Foto: International Red Cross
LANGIT7.ID, Jakarta - Eropa Barat dihantam banjir. Angka kematian akibat banjir besar di Jerman bagian Barat dan Belgia meningkat lebih dari 125 , demikian pihak berwenang mengumumkan seperti dikutip, The Guardian, Sabtu (17/7/2021). Hingga kini tim penyelamatan terus melakukan pencarian terhadap ratusan orang hilang.

Presiden, Jerman, Frank-Walter Steinmeier, mengaku terpukul dengan skala kehancuran disebabkan oleh banjir. Ia meminta dukungan terutama terhadap keluarga yang ditinggalkan dan wilayah-wilayah paling terdampak dengan kerusakan terbesar.

"Dalam jam-jam krusial ini, negara kita mesti tegak bersama," kata Steinmeier pada Jumat petang. "Penting untuk selalu menampakkan solidaritas kepada mereka yang terenggut akibat banjir."

Sementara otoritas di negara bagian Rhineland-Palatinate menyatakan 63 orang meninggal, termasuk 12 penghuni panti disabilitas di Sinzig. Sementara di Rhine-Westphalia Utara jumlah korban mencapai 43 orang.

Pihak berwenang mengingatkan bahwa jumlah korban berpotensi meningkat. Sekitar 1.300 orang di satu distrik dalam Rhineland-Palatinate masih belum bisa dipastikan keberadaannya, dan upaya menghubungi mereka terhalang kerusakan jaringan telepon.

Sistem Peringatan Banjir Eropa (EFAS) telah mengeluarkan peringatan dini terkait banjir ekstrem awal pekan ini dan mempertanyakan mengapa korban jiwa tetap tinggi. Pakar Hidrologis, Hannah Cloke, seperti dikutip Politico, mengatakan ini adalah kegagalan monumental dalam sistem.

Badan cuaca Jerman, DWD, menyatakan telah menyampaikan peringatan tersebut terhadap otoritas lokal yang seharusnya bertanggung jawab mengorganisasi langkah evakuasi yang diperlukan.

Menteri dalam negeri, Host Seehofer, mengatakan Jerman mestinya bersiap lebih baik di masa depan, seraya menambahkan bencana ini dampat nyata dari perubahan iklim.

Sementara di Belgia, angka kematian akibat banjir meningkat menjadi 20 dan 20 lagi masih dinyatakan hilang, demikian, menteri dalam negeri, Annnelis Verlinden menyatakan.

Sebagian besar kematian ditemukan di seputar Liege, kota dengan populasi 200.000 penduduk, terlepas telah ada perintah mengevakuasi warga di pusat wilayah dan area yang berbatasan dengan Sungai Meuse.

Verlinden mengatakan debit dan tinggi air di Meuse yang mengalir ke Belanda tetap dalam kondisi kritis. "Ada sejumlah tanggul di Meuse yang rentan dan bisa saja kolaps sewaktu-waktu."ujarnya.

Kemudian Swiss, Luksemburg dan Belanda juga terdampak parah meski tidak ada korban jiwa. Banjir bandang menyapu dua desa di Swiss yakni Schleitheim and Beggingen. Sementara beberapa kota kecil di Grand Duchy dievakuasi pada Kamis, dan ribuan orang warga Maastricht, Belanda diharuskan mengungsi di hari yang sama.

Pakar menyatakan bencana macam ini berpotensi lebih sering terjadi karena perubahan iklim. "Beberapa bagian dari Eropa barat mengalami hujan lebat dengan jeda dua harian selama dua bulan, ujar juru bicara Organisasi Meteorologi Dunia, Clare Nullis.

Meski terlalu cepat untuk menunjuk pemanasan global sebagai biang banjir dan gelombang panas, ia menyatakan krisis akibat perubahan iklim terbukti meningkatkan frekuensi cuaca ekstrem dengan beberapa kejadian lebih buruk dari sebelumnya.

(arp)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)