Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 02 Juni 2026
home masjid detail berita

Shalat Sunnah Rawatib: Arti, Hukum, dan Keutamaannya dalam Ibadah

Jaja Suhana Rabu, 17 November 2021 - 11:16 WIB
Shalat Sunnah Rawatib: Arti, Hukum, dan Keutamaannya dalam Ibadah
Wanita Muslim Cantik Salat di Masjid. Foto: Langit7.id/iStock.
LANGIT7.ID, Jakarta - Shalat sunnah rawatib adalah shalat sunnah yang mengiringi shalat fardhu, dikerjakan sebelum dan sesudah shalat lima waktu. Jika dikerjakan sebelum shalat maka disebut qabliyah, jika dikerjakan sesudah shalat fardhu disebut ba'diyah.

Rasulullah menganjurkan shalat rawatib dalam sabdanya yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim. "Dari Abdullah bin Umar radiallahu anhu beliau berkata: “Aku ingat (hafal) dari Nabi Saw dua rakaat sebelum Dzuhur, dua rakaat sesudah Dzuhur, dua rakaat sesudah Maghrib, dua rakaat sesudah Isya, dan dua rakaat sebelum Shubuh."

Ubaidillah El hamdy dalam bukunya yang berjudul “Super Lengkap Shalat Sunnah" menjelaskan rawatib adalah jamak dari ratib yang berarti menetapkan dan terus menerus. Adapun shalat sunnah rawatib adalah shalat sunnah yang mengiringi shalat fardhu lima waktu.

Baca Juga: Berapa Pekan Sekali Karpet Masjid Harus Dibersihkan?

Ditinjau dari pelaksanaannya, shalat rawatib terbagi menjadi dua, yaitu shalat sunnah rawatib muakkad (dianjurkan) dan shalat sunnah rawatib ghairu muakkad (tidak terlalu dianjurkan). Ubaidillah menjelaskan shalat sunnah rawatib menjadi amalan yang melengkapi ibadah shalat wajib, sebagai manusia biasa tentu dalam melaksanakan shalat wajib masih banyak kekurangan yang harus ditutupi oleh amalan yang lain, oleh karena itu Rasulullah SAW menganjurkan memperbanyak shalat rawatib.

Shalat sunnah dua rakaat sebelum shalat Shubuh disebut juga shalat fajar, merupakan ibadah yang ditekuni oleh Rasulullah SAW Semasa hidupnya. “Sesungguhnya Rasulullah tidak mengerjakan shalat sunnah setekun mengerjakan dua rakaat sebelum Shubuh (HR. Bukhari Muslim).

Baca Juga: Masjid Nurullah Kalcit, Oase di Tengah Gedung Pencakar Langit

Selain dua rakaat sebelum subuh, Rasululllah juga menganjurkan shalat dua atau empat rakaat sebelum shalat Dzuhur, dua atau empat rakaat sesudah shalat Dzuhur, dua rakaat sesudah shalat Maghrib dan dua rakaat sesudah shalat Isya.

Bagaimana dengan shalat sunah setelah shalat Ashar dan shalat sunnah setelah Subuh? Dalam laman Bincang Syariah, Rasulullah melarang umat Islam melakukan shalat setelah shalat subuh dan shalat ashar
“Tidak ada shalat Subuh hingga matahari meninggi dan tidak ada shalat Ashar hingga matahari tenggelam” (HR Bukhri Muslim).

Baca Juga: Cegah Penyebaran Covid-19, Kemenag Libatkan Remaja Masjid

Menurut hadits yang diriwayatkan Imam Ahmad, Rasullulah melarang shalat setelah dua waktu tersebut dikarenakan matahari terbit di antara dua tanduk setan dan matahari terbenam di antara dua tanduk setan. Namun jika melaksanakan shalat wajib yang tertinggal atau ada udzur misalnya, maka boleh dilaksanakan.

Baca Juga: Hukum Jual Beli Dalam Masjid Menurut 4 Mazhab Fikih

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 02 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)