LANGIT7, Jakarta - Badan Pengawas Obat Eropa (EMA) baru dapat menyetujui vaksin Covid-19 yang disesuaikan dengan target varian baru dalam 3-4 bulan. Itupun jika vaksin tersebut benar-benar diperlukan.
Hal demikian disampaikan langsung Petinggi EMA Emer Cooke, Selasa (30/11/2021). Dia juga menegaskan, vaksin yang ada selama ini diyakini akan tetap memberikan perlindungan.
Saat berbicara di hadapan Parlemen Eropa, direktur eksekutif EMA itu mengaku tidak tahu para produsen obat harus memodifikasi vaksin Covid-19 mereka untuk terlindungi dari Omicron atau tidak. Dalam sebuah pernyataan media, EMA mengaku sudah mengantisipasi langkah tersebut.
"Bahkan jika varian baru itu semakin meluas, vaksin yang kami miliki akan terus memberikan perlindungan," demikian bunyi pernyataan tersebut.
Pernyataan itu disampaikan ketika CEO Moderna mulai membunyikan alarm baru di pasar keuangan setelah memperingatkan bahwa vaksin sepertinya kurang ampuh melawan varian yang pertama kali muncul di Afrika Selatan tersebut. Menurutnya, varian omicron berbeda dengan Delta. (Sumber: Antaranews)
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”