Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home global news detail berita

Arafah adalah Padang Ma'rifat

a rahman habsyi Senin, 19 Juli 2021 - 15:55 WIB
Arafah adalah Padang Ma'rifat
Padang Arafah. Foto: Istimewa
LANGIT7.ID - Haji adalah alqashdu ilallah (sebuah perjalanan yang amat sangat disengaja dan sadar menuju Allah SWT). Haji, ibadah yang sarat akan makna filosofis. Ibarat engkau menyelami lautan nan luas dan dalam. Semakin dalam menyelami lautan ini, semakin jauh engkau dari tepiannya.

Haji adalah samudera tak bertepi. Haji sarat dengan makna spiritual yang mendalam di balik ritual simboliknya. Puncak dari ibadah haji adalah wukuf di Arafah. “al Haj ‘Arafah,“ demikianlah sabda Nabi Mulia Rasulullah SAW. Wuquf berarti “berhenti“ walau sejenak. Dari segi pandangan hukum Islam, siapa yang berhenti walau sejenak di Padang Arafah setelah tergelincirnya matahari 9 Dzulhijjah, maka wukufnya dapat dinilai shahih.

Wukuf di Padang Arafah. Dalam Islam di daerah inilah dipertemukannnya Nabi Adam as dan Siti Hawa, yang kemudian melakukan taubat kepada Allah Swt sebagaimana firman-Nya dalam AlQuran:

“Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri dan jika engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi.” (QS. Al-A’raf: 23)

Padang Arafah dikenal sebagai miniaturnya Padang Mahsyar. Jutaan jamaah haji dari seluruh dunia berkumpul di tempat ini. Tak ada beda antara pejabat dan rakyat, antara yang kaya dan miskin, dan tak ada sekat-sekat negara bangsa, yang ada hanya manusia sebagi makhluk Allah.

Pakaian para pria berupa dua helai kain tanpa berjahit. Itu serupa dengan yang akan membungkus badan kita meninggalkan dunia yang fana ini. Lantunan Talbiyah yang menyatakan kehadiran ke Baitullah demi karena Allah sambil mengakui nikmat dan kebesaran-Nya, bertujuan menimbulkan suasana kebatinan yang mengantar seseorang berusaha mengenal jati dirinya serta menyadari kehadiran Allah serta keharusan mendekat dan merapat kepada-Nya.

“Berwukuf“, yang juga berarti menghentikan walau sejenak hiruk-pikuk kesibukan duniawi, untuk menuju ketenangan jiwa, serta berusaha melakukan perenungan. Mencoba mendengar bisikan suci nurani.

Padang Arafah merupakan 'Padang Pengampunan' dan 'Padang Pencerahan' bagi setiap diri yang ingin meningkatkan kualitas keislamannya. Padang Arafah adalah padang pengetahuan ma'rifat bagi perjalanan spiritual seorang hamba Allah yang ingin mendekatkan diri kepada- Nya.

Tidak ada haji tanpa perenungan Arafah. Tidak akan pernah ada pencapaian puncak keislaman seorang muslim, tanpa ma'rifatullah. Salah satu doa terbaik adalah doa yang dilantunkan di hari Arafah.

Abdullah bin Amr Radhiyallahu anhu meriwayatkan dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam:

خَيْرُ الدُّعاءِ دُعاءُ يَوْمِ عَرَفَةَ، وَخَيْرُ مَا قُلْتُ أَناَ وَالنَّبِيُّوْنَ مِنْ قَبْلِيْ لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ لَهُ المُلْكُ وَلَهُ الحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

“Sebaik-baik doa adalah doa hari Arafah, dan sebaik-baik ucapan yang aku dan para nabi sebelumku ucapkan adalah La ilaha illallah wahdahu la syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wahuwa ‘ala kulli syaiin qadir.” [HR. at-Tirmidzi no. 3585].

Mari siapkan doa terbaik dan terindah di Hari Arafah tahun ini... "Yaa Robbanaa... Penuhilah permintaan kami, kabulkanlah hajat dan harapan kami" Allahumma Aamiin...

* Pembina Sahabat Iman Peduli

(jak)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)