LANGIT7.ID, Lumajang - Salah satu bentuk cinta kepada Rasulullah SAW adalah rajin membaca shalawat. Seperti yang dilakukan Pak Wagiman (55 tahun), seorang warga yang tinggal radius 3 km dari Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur.
Publik merasa heran dengan keajaiban yang terjadi pada Pak Wagiman saat Semeru erupsi pada 4 Desember 2021 lalu. Rumah milik Pak Wagiman yang berada tiga kilometer dari Gunung Semeru sama sekali tidak tersentuh lahar dingin gunung tertinggi di pulau Jawa itu.
Bukan hanya rumah, bahkan hewan peliharaan Pak Wagiman berhasil selamat. Keluarga tak perlu ditanya lagi. Kondisinya berbanding terbalik ketika melihat sekeliling rumah Pak Wagiman. Rumah-rumah tergerus lahar dingin Semeru setinggi 2-4 meter, perkampungan berubah jadi lautan abu.
Baca Juga: BNPB: Bencana itu Ujian, Harus Selalu Siap Siaga dan Tingkatkan Keimanan
Pak Wagiman berbagi cerita dengan Miftah Maulana Habiburrahman (Gus Miftah) terkait amalan yang membuatnya selamat dari musibah tersebut. Selain kecintaan kepada baginda Nabi Muhammad yang diaplikasikan dalam bentuk shalawat, Pak Wagiman juga rajin membaca surah yasin.
“Shalawat nariyah, baca surah Al-Ikhlas, Surah Yasin?” Tanya Gus Miftah dijawab “iya” oleh Pak Wagiman.
“Beliau pak Wagiman, rumah berjarak 3 kilometer dari gunung Semeru, dan beliau menjadi saksi dahsyatnya erupsi Semeru. Subhanallah walhamdulillah Allahu akbar, keajaiban itu terjadi. Rumah pak wagiman utuh disaat semua rumah di sekitar itu hancur, rusak dan tertutup material Semeru. Rumah beliau utuh, genteng utuh, isi rumah utuh, bahkan hewan ternak beliau 12 kambing di kandang semua selamat,” kata @gusmiftah, dikutip Senin (20/12/2021).
(jqf)