LANGIT7.ID - Apa yang dimakan seseorang akan mempengaruhi perilakunya. Pernyataan itu disampaikan, dr Zaidul Akbar melalui tayangan video
Sobat Herbal yang diunggah di kanal YouTube.
Dalam klip berdurasi kurang dari tiga menit, dokter yang mengampanyekan hidup sehat dengan mengikuti gaya hidup Rasulullah Muhammad SAW itu menegaskan bahwa ulama-ulama zaman dahulu sudah sering membahas keterkaitan makan dan pengaruh pada perilaku.
"Maka kalau mau lembut sikapnya, banyakin makan sayur dan buah-buahan. Begitu polanya," ujarnya. "Ingin lebih lembut hatinya ya perbanyak sayur, dagingnya dikurangi," imbuhnya.
Namun ia menolak bila dianggap menganjurkan vegetarian. "Tidak, karena Rasulullah makan daging," ujarnya.
Zaidul menambahkan lebih baik tidak mengonsumsi daging tiap hari, kecuali tubuh membutuhkan itu. "Pun kalau tidak makan daging tidak apa-apa, tempe mengandung protein, alpukat juga, sehingga tidak masalah."
Bila seseorang sudah terbiasa hidup sehat seperti ini, katanya, apalagi ditambah dengan kebiasan berpuasa daripada makan, maka akan terasa bedanya. "Nanti akan asyik
banget hidupnya."
"Pada akhirnya satu piring berisi sabar, ikhlas, tawadhu, akan lebih nikmat dari pada satu piring berisi makanan sehat atau tidak," ujarnya.
Lebih lanjut ia menegaskan seorang muslim sebenarnya tidak membutuhkan banyak makan. "Makan secukupnya dan berdoa kepada Allah," ujarnya. "Kalau memang membutuhkan makan lagi, maka Allah yang akan memberi petunjuk kepadanya,"
Zaidul tak lupa mengingatkan bejana terburuk di dunia adalah perut. "Jika toh ingin makan maka isi sepertiga untuk makan, sepertiga untuk minum, sepertiga untuk udara," katanya. "Makanya mukmin dan mukminah tidak pernah kenyang."
(arp)