Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home masjid detail berita

Bukan Cuma Tempat Ibadah, Fungsi Masjid untuk Pemberdayaan Ummat

fajar adhitya Kamis, 22 Juli 2021 - 18:05 WIB
Bukan Cuma Tempat Ibadah, Fungsi Masjid untuk Pemberdayaan Ummat
Kegiatan ibadah ummat Muslim di dalam masjid. (Foto: Istimewa).
LANGIT7.ID, Jakarta - Masjid dinilai sebagai tempat strategis untuk pembangunan dan pemberdayaan ummat, salah satunya dalam sektor ekonomi. Namun fungsi ini belum dioptimalkan dengan baik.

Hal ini disampaikan Wakil Presiden, KH Ma'ruf Amin. Dia menilai masjid juga sangat potensial menjadi basis pemberdayaan ekonomi ummat. Selama ini fungsi tersebut belum dimanfaatkan dengan baik.

"Karena itu, penting sekali untuk mengembalikan salah satu fungsi masjid sebagai media pemberdayaan ekonomi ummat," kata Ma'ruf di Jakarta seperti dilansir laman resmi Kominfo, belum lama ini.

Menurut dia, masih ada sebagian ummat yang menilai masjid tidak tepat untuk dijadikan pusat aktivitas ekonomi. Untuk itu, diperlukan model bisnis yang dapat mendorong jamaah untuk terlibat langsung.

"Di antaranya bisa dengan menjadikan para jamaah masjid sebagai mata rantai ekonomi yang terintegrasi sebagai konsumen, produsen dan pemilik dalam kegiatan ekonomi yang dibangun melalui masjid," ujarnya.

Dia pun memberi contoh kegiatan usaha yang dapat dijalankan untuk pemberdayaan ekonomi ummat. Seperti mendirikan embaga keuangan ultra mikro syariah yang memberikan akses modal bagi pedagang kecil.

"Jadi kehadiran masjid dapat menjadi media untuk memberdayakan ekonomi ummat yang menjadi jamaah, sehingga keberadaannya betul-betul dibutuhkan oleh masyarakat sekitar masjid," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Wapres juga mengingatkan tentang pentingnya pembangunan pola pikir yang wasathy (moderat) dalam pembangunan peradaban Islam.

"Ciri-ciri cara berpikir wasathy antara lain, senantiasa menjaga dan mengamalkan manhaj (jalan) yang telah dirumuskan para ulama terdahulu yang masih relevan dan mengakomodasi manhaj baru," ujar dia.

Pola pikir ini harus terus diamalkan secara istiqamah (konsisten) serta menjadikan masjid sebagai tempat penyebaran paham moderat ini.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)