Langit7, Jakarta - Sektor UMKM cukup mengelus dada di tengah situasi pandemi Covid-19 dua tahun belakangan.
Untuk itu, Bos JNE, Mohamad Feriadi, lewat program perusahaannya berupaya meringankan beban masyarakat, terutama pelaku UMKM.
"Kita harus optimistis bahwa kondisi mendatang tentu akan lebih baik dan menjanjikan, kita harus optimistis lebih kuat bahwa ekonomi kita akan bangkit," ujarnya di Webinar dan Talkshow yang diadakan Langit7.id: Industri Halal 2022 untuk Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Rabu (12/1).
Baca juga: Presdir JNE: Jual-Beli Online Turut Tingkatkan Pengiriman OnlineDia menyebutkan, JNE banyak bekerja sama dengan berbagai instansi dalam menyalurkan bantuan sesuai dengan kapabilitas perusahaan.
Selain itu, dia juga berupaya menghadirkan teknologi terbaik untuk bisa meningkatkan performa perusahaan demi memuaskan pelanggan terkait jasa antar barang.
"Kami tengah menghadirkan
sorting center yang nantinya bisa melakukan 38 ribu pengiriman per jam. Artinya, pengiriman yang kami lakukan akan semakin cepat ke depannya," kata dia.
Baca juga: JNE Bersama Smesco Indonesia dan YukBisnis Hadirkan Logistik Murah bagi UKMSelain itu, pihaknya juga berupaya memberikan kemudahan UMKM untuk mengirimkan barangnya ke luar negeri atau ekspor.
Berbicara UMKM, tambah dia, JNE juga turut mendukung kemudahan akses pembiayaan, melalui pinjaman ringan untuk mengembangkan bisnis mereka.
"UMKM mengalami
lack of technology, di mana mereka tidak secanggih perusahaan
startup saat ini. Jadi JNE tidak hanya memberi bantuan distribusi, tapi juga edukasi dan akses
funding, sehingga UMKM dapat terus tumbuh, yang kami yakini dapat meningkatkan volume pengiriman," tambahnya.
Baca juga: Berbagi Kebahagian, JNE Santuni Anak Yatim Hingga Bagikan 1200 Al Quran(zul)