LANGIT7.ID - , Jakarta - Salam merupakan ucapan kepada seseorang yang dilakukan secara sengaja yang bertujuan untuk memulai obrolan. Assalamualaikum adalah salam umum di kalangan umat Islam, yang berarti "Semoga kedamaian besertamu".
Salam ini adalah ungkapan dari bahasa Arab, tetapi umat Islam di seluruh dunia menggunakannya terlepas dari latar belakang bahasa mereka. Tanggapan yang tepat untuk salam ini adalah Waalaikum assalaam, yang berarti "Dan semoga keselamatan terlimpah juga kepada kalian".
Baca juga: Doa Masuk Keluar Masjid Mengacu Hadist Shahih dari RasulullahDilansir dari Learn Religions, Kamis (13/1/22), Assalamualaikum berakar dari Al-Qur'an. As-Salaam merupakan salah satu nama Allah SWT berarti "Sumber Perdamaian".
Dalam surah Al-An’am ayat 54, menjelaskan ucapkanlah salam ketika bertemu dengan orang beriman.
”Apabila orang-orang beriman kepada ayat-ayat Kami itu datang kepadamu, maka katakanlah; Salaamun Alaikum (mudah-mudahan Allah melimpahkan keselamatan kepada kamu) Tuhanmu telah menetapkan atas diri-Nya kasih sayang”.
Lalu, dalam surah An-Nisa ayat 86, mengatakan jika ada yang mengucapkan salam, maka wajib menjawabnya.
"Apabila kamu diberi penghormatan dengan sesuatu (salam) penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik dari padanya, atau balaslah penghormatan itu (dengan yang serupa). Sesungguhnya Allah memperhitungankan segala sesuatu”.
Salam memiliki dua jenis, pertama Assalamu'alaikum wa rahmatullah berarti "Semoga keselamatan dan rahmat Allah menyertai Anda." Kedua, Assalamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh yakni "Semoga keselamatan, rahmat, dan berkah Allah menyertai Anda."
Ucapan salam sendiri sudah menjadi tradisi bagi umat Islam dimana Rasulullah kerap menyapa orang dengan mengucapkan Assalamualaikum dan menganjurkan pengikutnya untuk melakukan hal yang sama.
Syeikh Ahmad Al-Mishry mengutip hadits Nabi Muhammad SAW dalam Kitab Shahih Bukhari dan Muslim bahwa Nabi Muhammad SAW pernah memberitahukan kepada pengikutnya, ada lima tanggung jawab yang dimiliki setiap Muslim terhadap saudara dan saudarinya dalam Islam.
Diantaranya saling menyapa dengan salam, kedua saling mengunjungi ketika seseorang sakit, ketiga menghadiri pemakaman, keempat menerima undangan dan kelima meminta Allah untuk merahmati mereka ketika bersin.
Sudah menjadi hal yang lazim bagi umat Islam saat dalam pertemuan dengan menyapa yang lain. Bahkan, orang yang sedang berjalan pun dianjurkan untuk menyapa orang yang sedang duduk. Dan orang yang berusia muda harus menyapa orang yang lebih tua.
Ketika dua Muslim berdebat dan memutuskan hubungan, orang yang menjalin kembali kontak dengan salam menerima berkah terbesar dari Allah.
Baca juga: Cara Menasihati Anak dengan Panduan Al Quran dan HadistNabi Muhammad pernah bersabda: “Kamu tidak akan masuk surga sampai kamu beriman, dan kamu tidak akan beriman sampai kamu saling mencintai. Maukah saya memberitahu Anda tentang sesuatu yang, jika Anda melakukannya, akan membuat Anda saling mencintai? Saling menyapa dengan salam."
Sebagai umatnya, sudah seharusnya kita meneladani Rasulullah dan para sahabatnya, dengan menebar salam antara satu sama lain. Wallahu a'lam bishawab
(est)