Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, menegaskan agar kebijakan negara jangan sampai merugikan agama, apalagi hingga terkesan antiagama.
Di momen Maulid Nabi Muhammad SAW pada 12 Rabiul Awal 1444 Hijriah, Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, menyampaikan bahwa, Nabi Muhammad SAW adalah pembangun peradaban utama. Allah menjuluki Rasulullah sebagai Ahmad, simbol dan role-model segala keterpujian.
Perlu investigasi yang objektif dan tuntas dari berbagai aspek atas kerusuhan dan terjadinya korban jiwa yang besar itu, karena kasusnya bukan hanya nasional tetapi sudah berskala global
Ketum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, menyebut satu nyawa saja sangat berharga dan harus dijaga. Tragedi di Stadion Kanjuruhan tentu menyisakan duka mendalam.
Dalam rangka memperkuat ekosistem ekonomi syariah, khususnya industri halal, Kementerian Perindustrian menggelar Indonesia Halal Industry Award (IHYA) 2022.
Ulama kontemporer tersebut pernah berkunjung ke Muhammadiyah pada 2007. Saat itu, Din menjabat sebagai Ketua Umum PP Muhammadiyah, sedangkan Al-Qaradhawi menjabat sebagai Ketua Majelis Ulama Sedunia (IUMS).
Syekh Yusuf Qardhawi merupakan ulama kelahiran Mesir yang memiliki kedekatan dengan ulama di Indonesia. Beberapa kali beliau pernah berkunjung ke Indonesia.
Syekh Al-Qaradhawi sangat berupaya menyatukan perbedaan pandangan dalam karya-karyanya. Misalnya bagaimana ulama asal Mesir itu menengahi perdebatan tasawuf dan syariat.
Saat pecah revolusi rakyat Mesir untuk menjatuhkan rezim Presiden Husni Mubarak pada awal 2011, Qaradhawi terbang dari Qatar ke Kairo. Dia bergabung dengan rakyat Mesir ikut berdemonstrasi, selain memberi orasi di depan para demonstran.
Dalam kumpulan khutbah Jumat yang dipublikasikan itu, Tiar kemudian menerjemahkan beberapa seri. Artikel yang diminatinya saat itu adalah seri tentang perempuan dalam Islam.
Haedar Nashir turut merasa kehilangan atas wafatnya Prof Azyumardi Azra. Haedar menilai Pro Azyumardi merupakan sosok cendekiawan muslim yang levelnya sudah begawan.
Presiden Joko Widodo menerima Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat (16/9/2022). Dalam pertemuan tersebut, Presiden mengapresiasi peran aktif Muhammadiyah turut memulihkan perekonomian nasional pascapandemi Covid-19.
Menurut dia, Australia termasuk negara maju yang bisa berkolaborasi untuk pengembangan pendidikan, kesehatan, sosial, budaya, yang tentu satu sama lain saling memberikan perspektif yang lebih maju sejalan dengan pandangan Muhammadiyah akan Islam yang berkemajuan.