Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) yang berada di bawah koordinasi Basarnas memfokuskan pencarian di tiga sektor. Korban meninggal dunia per hari ini, Sabtu (11/12/2021), pukul 18.00 WIB, berjumlah 46 jiwa.
Selain menghibur anak-anak di tenda pengungsian, kedatangannya juga untuk memastikan kondisi warga terdampak erupsi Semeru mendapatkan perlindungan khusus selama masa tanggap darurat.
Fida berlari begitu cepat mencari tempat untuk berteduh dari hujan pasir. Setelah berlari sekian jauhnya, Fida melihat sebuah masjid dan masuk ke dalamnya.
Indra mengimbau kepada warga yang ingin memberikan bantuan kepada warga terdampak berupa dana. Dana tersebut nantinya akan dibutuhkan untuk relokasi pengungsian.
Tim BBM melakukan pemulihan kondisi Masjid Nurul Huda, masjid tertinggi di kawasan lereng Gunung Semeru yang terdampak awan panas guguran pada Sabtu pekan lalu
Korban erupsi Gunung Semeru memerlukan pendampingan psikologi untuk memulihkan trauma mereka pasca bencana. Peristiwa yang menelan korban jiwa hingga 43 orang itu menimbulkan rasa kehilangan yang mendalam terhadap keluarga korban.
Dalam rapat koordinasi posko yang digelar pada hari ini, Kamis (9/12), sejumlah pelayanan dasar menjadi perhatian petugas di lapangan untuk dioptimalkan.
Kisah Rumini dan sang nenek, Salamah yang ditemukan meninggal dunia di balik awan panas guguran menjadi inspirasi publik maya. Wanita 28 tahun itu ternyata merupakan alumni Pondok Pesantren Kyai Syarifuddin Lumajang.
Dalam penanganan penanggulangan bencana hingga hari ini, Satuan Tugas Penanganan telah dibentuk. Korban jiwa maupun materi diperkirakan terus mengalami penambahan.
Usai kejadian, warga terdampak sempat mengecek rumah mereka masing-masing melalui jalur yang bisa dilewati. Seorang warga bercerita bagaimana erupsi Gunung Semeru telah menewaskan banyak ternak peliharaannya.
Peristiwa bencana alam erupsi Gunung Semeru menyisakan kisah pilu sekaligus inspiratif. Adalah Rumini, seorang wanita yang bertahan menghadapi letusan Semeru demi melindungi sang nenek, Salamah.
Saat ini personel gabungan tersebut fokus pada pencarian dan evakuasi serta pelayanan dasar warga terdampak paska erupsi Gunung Semeru yang terjadi Sabtu (4/12/2021) kemarin. Hal tersebut disampaikan Kepala Pusat Data dan Informasi KemenPUPR Nazib Faizal.
Pengasuh Pondok Pesantren Daarut Tauhiid, Bandung ini mengatakan, musibah erupsi Gunung Semeru merupakan salah satu tanda kekuasaan Allah. Peristiwa tersebut hendaknya menjadi pelajaran bagi setiap muslim agar semakin yakin kepada Allah.