Sebagai salah satu Naib Amirul Hajj pada penyelenggaraan haji tahun ini, Zainut meminta agar para jamaah turut memperhatikan penyakit bawaan atau penyakit yang selama ini menjadi keluhan mereka.
Zainut berharap kejadian ini dapat menjadi pelajaran bagi semua pelaku usaha. Dia meminta pengusaha dalam melaksanakan bisnisnya tetap mengindahkan nilai-nilai kesakralan agama.
Isu kemiskinan dan penguatan akidah umat perlu mendapat perhatian serius dari organisasi Islam melalui dakwah yang menyejukkan dan membebaskan umat dari kemiskinan, keterbelakangan, dan perpecahan.
Kelompok yang sengaja memviralkan berita bohong, hoaks, dan informasi palsu melalui media sosial baik berupa meme, fitur, rekayasa foto dan video, nilai Zainut, memiliki tujuan jahat, yakni memberikan citra buruk kepada para tokoh agama dan pejabat negara agar masyarakat tidak percaya kepada pemerintah.
Zainut mengajak segenap keluarga besar ulama Syarikat Islam untuk senantiasa menjalin persaudaraan, persahabatan, kerja sama, serta menjaga kerukunan antar umat beragama.
Wamenag Zainut Tauhid Saadi mengaku sudah berkoordinasi dengan Kanwil Kemenag Jawa Tengah dan memastikan pernikahan itu tidak tercatat di Kantor Urusan Agama.
Zainut berpesan, setelah kembali ke tengah-tengah masyarakat, lulusan UIN dapat menjadi duta Perguran Tinggi Keagamaan Islam (PTKI). Dalam konteks Kementerian Agama tentu menjadi duta moderasi beragama.
Kerja sama tentang pengelolaan perpustakaan masjid bersamaan dengan Bimtek Pengelolaan Perpustakaan Masjid yang diselenggarakan oleh Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) ini merupakan terobosan yang baik.
Bagi Zainut, Haji Lulung merupakan pribadi yang santun, ramah, rendah hati, dan memiliki keteguhan sikap dalam memperjuangkan prinsip yang diyakininya.