Menurut Cak Nur, sesungguhnya tanggung jawab sosial adalah sisi lain dari mata uang logam yang sama, yang sisi pertamanya ialah tanggung jawab pribadi.
Ilmu Kalam adalah salah satu dari empat disiplin keilmuan yang telah tumbuh dan menjadi bagian dari tradisi kajian tentang agama Islam. Tiga lainnya ialah disiplin-disiplin keilmuan Fiqih, Tasawuf, dan Falsafah.
Ketika dalam salat seseorang membaca surat al-Fatihah kandungan makna surat itu yang terutama harus dihayati benar-benar ialah permohonan kepada Allah agar ditunjukkan jalan yang lurus.
Tampak pada kita bahwa salat mempunyai dua makna sekaligus: makna intrinsik, sebagai tujuan pada dirinya sendiri dan makna instrumental, sebagai sarana pendidikan ke arah nilai-nilai luhur.
Dalam segi struktural dan prosedural politik, dunia Islam sepanjang sejarahnya, mengenal berbagai variasi dari masa ke masa dan dari kawasan ke kawasan, tanpa satu pun dari variasi itu dipandang secara doktrinal paling absah.
Surat Umar bin Khattab yang terkenal tentang panduan hukum Islam kepada Abu Musa al-Asy'ari menjadi pedoman penting dalam sistem peradilan. Prof. Nurcholish Madjid (Cak Nur) mengulas lima prinsip utama dari surat bersejarah ini: keotentikan, pengembangan, evaluasi, ketegasan, dan ketulusan pemimpin.
Islam menurut Cak Nur bukan sekadar nama agama, tetapi sikap berserah diri kepada Tuhan. Semua nabi, termasuk Ibrahim, Musa, dan Isa mengajarkan konsep Islam sebagai ketundukan kepada Allah. Tingkatan keislaman seseorang dimulai dari Islam (ketundukan), iman (keyakinan), hingga ihsan (kebaikan sempurna).
Menurut Yudi Latif, agama memainkan peran penting dalam keberlanjutan ekonomi. Agama adalah penuntun moral guna mewujudkan ekonomi etis atau ekonomi manusiawi.
Cendekiawan Muslim, Nurcholis Madjid telah mengudar tentang masjid sebagai basis kehidupan sosial masyarakat muslim. Supaya kegiatan melakukan shalat itu benar-benar merupakan penegakan shalat (iqm al-shalh,) dan tidak semata-mata formalitas lahiriah.