OJK resmi menerbitkan dua POJK baru tahun 2025 untuk memperkuat ketahanan Bank Umum Syariah (BUS) dan Unit Usaha Syariah (UUS) melalui pengaturan rasio likuiditas, pendanaan stabil, dan leverage ratio sesuai standar Basel III dan IFSB, demi mewujudkan industri keuangan syariah yang sehat dan berdaya saing global.
BSI menegaskan komitmennya dalam mendukung Asta Cita Pemerintah melalui program zakat, pembiayaan UMKM, KUR Syariah, dan digitalisasi layanan yang memperkuat ekonomi umat.
Pemerintah Indonesia menyiapkan pembentukan Lembaga Pemberdayaan Dana Umat (LPDU) di Jakarta tahun depan. Langkah ini menjadi komitmen nyata di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mengelola potensi dana umat senilai Rp1.000 triliun secara produktif, transparan, dan berkelanjutan.
Forum Jurnalis Wakaf dan Zakat Indonesia (Forjukafi) resmi menjadi Nazir wakaf uang lewat Yayasan Jala Surga. Peluncuran QRIS Wakaf Tunai Jalasurga Forjukafi disaksikan langsung oleh Wapres ke-13 Maruf Amin dan Sekjen Kemenag Prof. Kamaruddin Amin, sebagai langkah konkret memperkuat gerakan wakaf produktif di Indonesia.
Laba Permata Bank Syariah naik 12 persen hingga kuartal III 2025, menandai pertumbuhan stabil sektor perbankan syariah nasional. Kinerja ini mencerminkan efisiensi operasional, peningkatan dana murah, dan kepercayaan nasabah yang terus menguat di tengah persaingan industri keuangan syariah.
Nanobank Syariah melalui Aira Mobile hadirkan inovasi digital RTJH terintegrasi dengan Siskohat Kemenag. Transformasi ini dorong efisiensi pendaftaran haji dan sinergi perbankan syariah dengan pemerintah menuju tata kelola ibadah haji yang transparan dan profesional.
BSI catat kinerja keuangan solid di Triwulan III 2025 dengan laba Rp5,57 triliun. Didukung pertumbuhan bisnis emas dan haji, dana murah naik 15,66%, aset tembus Rp416 triliun, serta pembiayaan Rp300,85 triliun. Digitalisasi dan inovasi jadi fokus BSI jelang akhir tahun.
Kolaborasi Indonesia Eximbank dan ICD memperkuat pembiayaan ekspor syariah melalui fasilitas Line of Finance senilai Rp480 miliar, membuka peluang bagi UKM dan industri halal menuju pasar global.
Sinergi Bank Panin Dubai Syariah dan Lazismu UMY mendorong ekonomi filantropi Muhammadiyah melalui hibah Rp25 juta untuk Mami Mart 2. Kolaborasi ini memperkuat peran perbankan syariah dalam pemberdayaan ekonomi umat berbasis nilai Islam dan tanggung jawab sosial.
BTPN Syariah mencatat laba bersih Rp945 miliar pada kuartal III 2025, tumbuh 23% yoy. Pertumbuhan ditopang kualitas pembiayaan, disiplin nasabah, dan peran community officer yang terus diperkuat.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. akan menggelar RUPSLB pada 18 November 2025 untuk membahas pemisahan Unit Usaha Syariah (UUS) menjadi entitas baru bernama PT Bank Syariah Nasional. Langkah ini menandai transformasi besar BTN dalam memperkuat industri keuangan syariah nasional.
Adira Finance Syariah memperkuat fondasi bisnis sebelum melakukan spin-off dengan fokus pada kualitas pembiayaan. Hingga September 2025, pembiayaan syariah mencapai Rp5,9 triliun, mayoritas dari sektor otomotif, menandakan pertumbuhan positif di tengah strategi kehati-hatian.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menjadikan ekonomi syariah sebagai penggerak utama UMKM dan industri halal di daerah. Ia mengajak masyarakat beralih ke bank syariah, memperkuat sertifikasi halal, dan menargetkan NTB jadi pelopor ekonomi syariah nasional.