Kenapa banyak keluarga menjadi kurang harmonis, tertekan, atau terjebak dalam kondisi financially shocked? tanya Wahyuni Indriyani, seorang financial planner yang malang melintang
Pada awal pembantaian yang dilancarkan zionis Israel di Jalur Gaza, otoritas Israel memperkirakan biaya harian mencapai sekitar 260 juta. Namun, perpanjangan perang tanpa adanya solusi
Mewujudkan kemerdekaan finansial memiliki tantangan tersendiri. Apalagi bagi pekerja pemula atau anak mudah yang masih memiliki gaji seadanya, tapi harus memenuhi kebutuhan
Banyak hal yang harus diperhitungkan dalam mengelola keuangan keluarga. Salah perhitungan maka dapat berdampak pada kehidupan keluarga. Namun bagaimana mengatur keuangan saat sebuah keluarga memiliki utang?
Gejolak ekonomi yang diprediksi mendekati kondisi gelap membuat kita harus bijak mengelola keuangan. Sikap bijak finansial menjadi salah satu bentuk antisipasi dalam menghadapi situasi tersebut.
Survey yang dilakukan Zigi dan Katadata Insight Center (KIC) menyebutkan maryoritas generasi Z dan Y memiliki proporsi pengeluaran bulanan yang lebih besar dari pendapatan.
Umumnya, menurut Kharisma, orang berpikir menempatkan THR untuk berinvestasi, sebaliknya untuk kebutuhan lain ditutupi dengan cara berutang, seperti menggunakan kartu kredit.
Hidup itu kan nggak selalu berjalan mulus, kadang ada-ada saja kejadian di luar dugaan yang butuh penanganan segera dan biayanya nggak sedikit. Usahakan untuk punya dana darurat seenggaknya 3 kali gaji, kata Annisa.
Pengelolaan keuangan merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki bagi setiap orang, khususnya umat Muslim. Hal itu dilakukan demi memitigasi berbagai risiko ketidakpastian ekonomi di masa depan.