Koordinator Bidang Informasi Gempa Bumi & Peringatan Dini Tsunami BMKG, Iman Fatchurochman, mengatakan, wilayah Indonesia rawan gempa akibat 13 sumber gempa megathrust, 295 sesar aktif, dan masih banyak jalur sesar aktif yang belum terpetakan.
Pakar Geologi, Dr Surono atau akrab disapa Mbah Rono, menegaskan, gempa bumi sebenarnya tidak membunuh manusia. Namun, gempa sering menimbulkan korban jiwa karena struktur bangunan yang tidak tahan gempa.
Menurut BMKG, gempa ini dipicu adanya deformasi buatan dalam lempeng Indo-Australia. Zona benioff gempa bumi disebabkan oleh subduksi satu lempeng tektonik di bawah lempeng lainnya.
Gempa bumi kembali terjadi di Jawa Barat, Kamis (8/12/2022). Episenter gempabumi terletak pada koordinat 7,09 LS 106,95 BT, atau tepatnya 22 KM Tenggara Kota Sukabumi, Jawa Barat pada kedalaman 122 km.
Gempa bumi sering melanda Indonesia. Terakhir gempa bumi Cianjur, Jawa Barat dua pekan lalu dan gempa Jember, Jawa Timur berkekuatan M6,2 pada Selasa (6/12/2022).
Gempa mengguncang Jember, Jawa Timur bermagnitudo 6,2. Pusat gempa berada di laut dengan kedalaman 10 kilometer, 284 kilometer barat daya kota tersebut.
Gempa bumi dengan magnitudo (M)6,2 mengguncang Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur, Selasa (6/12/2022) pada pukul 13:07 WIB. Pusat gempa berada pada 284 km barat daya Kabupaten Jember.
Gempa berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang Jember, Jawa Timur, Selasa (6/12/2022). Menurut laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, gempa ini terjadi pada pukul 13.07 WIB.
Ada langkah antisipasi sebelum dan setelah gempa bumi yang bisa disiapkan masyarakat. Guncangan terasa kembali dengan magnitudo 6,4 di Garut, Jawa Barat.
Kabupaten Garut Jawa Barat diguncang gempa berkekuatan magnitudo 6,4 pada Sabtu (3/12/2022) pukul 16.49 WIB. Episentrum gempa berada pada 46 km di barat daya Kabupaten Garut dengan kedalaman 106 km.
Dosen Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Erwin Rommel, memberikan tips membuat rumah tahan gempa. Tips tersebut bisa digunakan untuk masyarakat yang tinggal di daerah rawan gempa.
Tim gabungan terus melakukan pencarian korban terdampak gempa M5.6 yang menerjang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin (21/11/2022) lalu. Dari pencarian itu, jumlah korban meninggal yang tertimbun reruntuhan semakin banyak ditemukan.