Malam Lailatul Qadar akan didapatkan oleh umat Islam di 10 malam terakhir Ramadhan, dengan cara dengan beri'tikaf di masjid. Namun apakah bisa ibadah di rumah?
Warga Ternate memeriahkan tradisi Ela-ela menyambut malam lailatul qadar dipusatkan di Kesultanan Ternate. Kegiatan tersebut merupakan tradisi ratusan di sana.
Ada sebuah paradoks yang terjadi di masyarakat Indonesia pada bulan ramadhan. Awal ramadhan masjid penuh sementara di akhir masjid semakin sepi dan pusat perbelanjaan semakin ramai.
Nabi Muhammad SAW beri'tikaf dan menghidupkan malam Ramadhan dengan shalat sunnah, merenung, berdoa. Dalam permohonannya, Rasulullah membaca doa sapu jagad.
Malam ganjil di bulan Ramadhan ini masih bisa dimaksimalkan umat Islam untuk beribadah seperti i'tikaf. Pada Kamis (28/4/2022) besok merupakan malam ke-27.
Nabi Syam'un al-Ghazi adalah seorang Nabiyullah yang dikisahkan dalam kitab Durrotun Nasihin pada bab Lailatul Qadar. Berikut kisahnya diceritakan Rasulullah.
Ramadhan yang sudah memasuki pekan terakhir. Momen ini harus dimanfaatkan secara maksimal dengan mengisi berbagai amalan untuk menambah pahala bulan suci ini.
I'tikaf merupakan ibadah berdiam diri di masjid, memperbanyak shalat, dzikir, membaca Al-Quran dan berdoa. Namun ada beberapa hal yang dilarang saat i'tikaf.
10 malam terakhir Ramadhan identik dengan ikhtiar menyambut lailatul qadar. Rasulullah mengisyaratkan malam mulia seribu bulan itu jatuh pada malam ganjil.
Lailatul Qadar adalah malam di mana rahmat Allah turun begitu deras. Ini adalah kesempatan emas bagi mereka yang lalai di hari-hari Ramadhan terakhir untuk menggiatkan ibadah dan mendapatkan bagian besar dari pahala Ramadhan.