Arnold menjelaskan, pada awalnya dia datang ke Kota Yogyakarta untuk belajar menjadi pastor. Saat itu, di tahun 1993 Arnorld menempuh studi calon pastor di Seminari Tinggi Misionaris Keluarga Kudus.
Kisah ini berawal pada 1993 saat Abdurrahman pindah Yogyakarta dari tempat kelahirannya di Nusa Tenggara Timur (NTT). Niatnya, ia ingin belajar untuk menjadi Pastor.
Dalam proses ikhtiar itu, Deli menemukan petunjuk yang diucapkan oleh pendeta di acara televisi. Pendeta asal luar negeri itu menjelaskan sains dari kacamata Alkitab.
Elizabeth menemukan surat Al Ikhlas yang membuatnya jatuh cinta pada Islam. Saat itu, Elizabeth membaca ayat pertama surat tersebut menyebutkan Allah itu satu.
Richard bercerita dirinya saat itu berada di titik terendah hidup. Tahun itu, usahanya menurun drastis hingga keadaan ekonominya terganggu. Beruntungnya, hidup Richard terbantu dari teman muslimnya.
Wei Wei mengungkapkan, selama menjalani bisnisnya ia memegang sebuah prinsip yang luar biasa. Menurut dia, tidak baik apabila membuka restoran tapi sekelilingnya merasa kelaparan.
Dulu, Dasmauli merupakan seorang Katolik sejak lahir dan tumbuh menjadi penginjil. Ia sempat ditempatkan di Gereja Baptis Indonesia (GBI) di Sleman, Yogyakarta, Jawa Tengah.
Koh Hanny berharap, sosok pemimpin MCI yang darmawan itu dapat menjadi inspirator bagi banyak orang. Wafatnya Koh Steven, harap dia, akan memunculkan sosok Steven Indra Wibowo lainnya.
Almarhum Steven Indra Wibowo, akrab disapa Koh Steven merupakan muslim inspiratif mantan penganut agama Katolik. Saat hidayah menyapa, alumni Fakultas kedokteran Universitas Indonesia itu aktif berdakwah dan mendirikan Mualaf Center Indonesia (MCI).
Disamping itu, Koh Steven dikenal aktif melakukan aksi sosial. Salah satunya yang sempat viral, yakni ketika ia rela menguras hartanya untuk membantu masyarakat Indonesia akibat Covid-19 pada Mei 2020.
Koh Steven menghembuskan nafas terakhir pada Jumat (14/10/2022) pukul 19.30 WIB. Anggota Takfir PP Persis, Ustaz Wildan Hasan mengaku terkejut atas kabar kepergian Koh Steven.