Pemilu 2024 kian dekat. Konsep moderasi beragama digunakan untuk mewujudkan suasana yang kondusif dan damai. Agama jadi inspirasi ketika politik berusaha membelah
Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 tinggal beberapa bulan lagi. Semua partai politik berlomba menggaet pemilih dari semua kalangan, tak terkecuali dari pemilih generasi Z.
Sejumlah pesohor Tanah Air dipastikan bakal mencalonkan diri sebagai legislatif pada Pemilu 2024 nanti. Popularitas para artis ini diyakini dapat mendongkrak suara pemilih.
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf mengatakan menjelang pemilihan umum (pemilu) 2024, politik identitas kerap menjadi pembicaraan
Dua ormas Islam terbesar, NU dan Muhammadiyah diharapkan menjadi radiator pendingin Indonesia menjelang dan saat Pemilu 2024. Peran Muhammadiyah dan NU sebagai radiator
Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir berpesan sekaligus mengingatkan bahwa pemilu bukan semata pesta meriah tanpa makna demokrasi
Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis) mengambil sikap untuk menjaga jarak dengan semua partai politik. Langkah ini untuk memprioritaskan keutuhan umat dan bangsa.
Indonesia saat ini masih memiliki banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Pemerintah masih terseok dalam mewujudkan ekonomi yang berkeadilan, mengatasi problem kemanusiaan
Masyarakat Indonesia akan merayakan pesta demokrasi lima tahunan pada 2024 mendatang. Pada momen itu, masyarakat dihadapkan pada pilihan pada tokoh yang pantas memimpin Indonesia
Pesta demokrasi lima tahunan sudah mulai terasa di tengah masyarakat. Politisi yang ingin berpentas sudah mulai berkampanye untuk mengambil hati masyarakat.