Kita bisa melihat betapa lemah dan terpecah belahnya umat Islam saat ini. Umat Islam di Yaman, Suriah, Palestina, Irak, dan Afghanistan sebelumnya adalah mereka yang hidup dalam kemuliaan.
Pembina Yasasan Percikan Iman Bandung, Ustaz Aam Amiruddin menafsirakan perkataan Imam Hasan Al Bashri rahimakumullah terkait mengingat dosa dan khawatir akan masuk surga.
Umat Islam dianjurkan menggiatkan amal shalih, sementara hasilnya diserahkan kepada Allah SWT. Sebab Rabb tetap akan melihat proses dan ikhtiar hamba-Nya.
Umat Islam tak boleh anti terhadap harta. Sebab hal tersebut pada dasarnya baik, hanya saja bisa menjadi buruk karena ulah mereka yang salah memanfaatkannya.
Selain itu, pihak Masjid Al Aqwam turut mengadakan kegiatan sosial. Seperti santunan yatim dan dhuafa setiap dua kali dalam setahun, penerima hak tersebut pun mencapai 100 orang lebih yang dipilih oleh pihak masjid.
Mengapa setelah bangsa ini merdeka, sudah banyak jenderal dan banyak orang pintar justru separuh terjajah? Jawabannya adalah generasi penerus yang melanjutkan perjuangan para pahlawan dan pejuang negeri ini adalah keturunan yang buruk. Yaitu, mereka yang kemudian menyia-nyiakan shalatnya.
Pendakwah dan pendiri Pondok Pesantren Daarut Tauhid, Yan Gymnastiar atau Aa Gym menyebut umat Islam harus sangat siap dengan perbedaan, sebab hal tersebut Allah SWT yang ciptakan.
Rasulullah shalallahu alaihi wasallam memperingatkan umatnya akan bahaya sifat tamak atau rakus. Sebab, sifat ini dapat memberi dampak buruk, baik bagi diri sendiri atau orang lain.
Ada 3 syarat utama pilih guru kajian agama di media sosial. Ketentuan ini harus jadi patokan umat Islam bila ingin mendalami akidah dan ilmu sesuai syariah.
Menurut dia, ukuran paling sederhana penguasaan masalah keagamaan adalah paham terhadap kitab kuning. Karena itu, penguasaan kitab kuning menjadi penting.