Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 07 Mei 2026
home masjid detail berita

Raih Kebahagiaan Dunia Akhirat dengan Menjadi Orang Beriman

Fifiyanti Abdurahman Selasa, 13 Desember 2022 - 07:31 WIB
Raih Kebahagiaan Dunia Akhirat dengan Menjadi Orang Beriman
Ilustrasi kebahagiaan. Foto: LANGIT7/iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Pembina Cinta Quran Foundation Ustaz Fatih Karim mengatakan bahagia itu sederhana dan hanya ada pada orang yang beriman.

"Orang yang yakin Allah bersamanya, yakin Allah melihat amalnya, dan yakin Allah mengijabah doa-doanya. Nah, di sanalah ada kebahagiaan. Jadi orang yang berimanlah dasarnya mereka mendapatkan kebahagiaan fiddunya wal akhirah," ujar Ustaz Fatih dalam kajian bertajuk Bahagia Itu Sederhana, Selasa (13/12/2022).

Baca juga: KH Uus Ruhiyat: Kekhusyukan Salat Datangkan Kebahagiaan

Menurut Ustaz Fatih, golongan ini akan mendapatkan kebahagiaan di dunia dan akhirat karena keimanannya pada Allah SWT. Dia pun menceritakan kisah seorang wanita di zaman Nabi yang tetap bahagia meski mengalami siksaan.

"Sumayyah binti Khayyat disiksa oleh Abu Jahal dan Abu Lahab, hanya karena diminta keluar dari agama Islam. Abu Jahal dan Abu Lahab mengatakan 'Sumayyah katakan Latta, Manat, Hubal'. Kemudian Sumayyah berkata "Laa Ilaha Illallah Muhammadur Rasulullah". Wanita mukmin itu bahagia. Jadi dia tidak ada takutnya karena bahagia itu lawannya takut," katanya.

Kemudian saat tangan Sumayyah dipaku dan disalib dan mulutnya diancam akan dimasukkan besi yang panas. Dari mulut tembus ke dalam perutnya. Tetapi Sumayyah mengatakan "Laa Ilaha Illallah Muhammadur Rasulullah" maka besi panas itu masuk ke mulutnya dan keluar ke duburnya.

Baca juga: Tausiah Ahad Pagi: Rasa Takut yang Mendatangkan Kebahagiaan

"Ketika Nabi Saw mengunjunginya, Rasulullah berkata 'Bersabarlah keluarga Yasir. Sesungguhnya balasan kalian adalah Surga.' Kemudian, Sumayyah berkata, 'Tenang ya Rasulullah, aku tidak apa-apa. Engkau tidak usah khawatir tentangku, aku sudah melihat surga itu seperti aku melihatmu hari ini',"

Melalui kisah ini, Ustaz Fatih mengatakan konsep bahagia umat Islam berbeda dengan konsep barat yang mengidentikkan kebahagiaan dengan terpenuhinya kebutuhan fisik.

"Lihat bagaimana kemudian orang berpuasa, tidak makan, minum dan kurang tidur. Tetapi mereka menunggu-nunggu Ramadan, padahalkan lapar. Apakah lapar itu bahagia? Ya, bagi orang yang beriman. Karena puasanya akan mempertemukan dia dengan Allah. Makanya kenapa orang buka puasa itu menjadi bahagia meski hanya pakai cireng dan teh manis," tutur lulusan Universitas Padjadjaran ini.

"Jadi bahagia itu adalah keimanan. Dari iman inilah nanti akan muncul syukur, sabar, ikhlas, tawakal, tawadu, dan dari iman dia akan merasakan manisnya berbagi atau sedekah," cetusnya.

Baca juga: Ingin Dapat Kebahagiaan? Yuk Pahami Isi Al-Qur'an

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 07 Mei 2026
Imsak
04:25
Shubuh
04:35
Dhuhur
11:53
Ashar
15:13
Maghrib
17:48
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)