Tahun baru Islam datang sebagai pengingat untuk melihat apa saja yang telah kita kerjakan di tahun sebelumnya. Dikenal dengan istilah refleksi atau muhasabah.
Rektor Universitas Islam Indonesia Internasional (UIII), Prof Komaruddin Hidayat, menegaskan, hijrah tidak boleh dibawa ke pengertian sempit, hanya sekedar seremonial semata dalam perayaan tahun baru hijriyah. Hijrah menunjukkan etos gerak yang dinamis.
Iman dan jihad dalam konteks keislaman dan keindonesiaan, satu tarikan napas dalam semangat hijrah. Semangat keislaman dan keindonesiaan ini wajib terus dijaga.
Direktur Utama Baznas, Arifin Purwakananta mengatakan, potensi Indonesia sangat besar jika semua ummat Islam menjalankan syariat. Bagaimana strategi Baznas?
Baca sejarah, kita merdeka karena kompak, bersatu, dan bersinergi. Saling meyakini dan saling menerima. Demikian pesan Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah.
Hiijrah adalah proses peralihan diri untuk menjadi pribadi lebih baik, meninggalkan yang diharamkan Allah SWT. Hijrah merupakan bukti keimanan seorang hamba.
Harapan agar Indonesia maju di antara bangsa-bangsa lain sangat besar, termasuk bagi ummat Islam dunia. Karenanya, lewat momentum Muharram, kita harus bangkit.
Shalawat dan dzikir masih menggema di masjid-masjid Kota Palu pada malam 1 Muharram. Namun pelaksanaannya hanya diikuti pengurus rumah ibadah tersebut.
Momen tahun baru Islam 1 Muharram ini merupakan waktu bagi ummat Islam memperkuat ikhtiar menghadapi pandemi Covid-19. Ummat harus yakin masalah segera selesai.
Ustadz Bachtiar Nasir mengingatkan agar umat Islam tidak menjadi pemalas atas nama Work From Home. Sehingga tidak bertanggung jawab terhadap amanahnya dan tidak membuktikan kapasitasnya. Maka tahun baru hijriah harus jadi momen hijrah dari kemalasan.
Tahun Baru Hijriah 1443 kali ini bertepatan dengan momen bulan kemerdekaan Republik Indonesia. Ustadz Bachtiar Nasir mengingatkan bahwa kedua momen tersebut merupakan dua hari besar umat Islam yang patut disyukuri dan disyiarkan.