Menyongsong tahun baru 1 Muharram 1443 Hijriah, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengajak umat untuk memperkuat semangat hijrah dan gotong royong dalam menghadapi pandemi Covid-19.
Hijrah dari kehidupan organisme yang menuhankan selain Allah Ta'ala menuju ke jihad tauhid yang mebebaskan, mencerahkan, mencerdaskan, serta membawa kehidupan keadaban tinggi di basah sinar nilai-nilai Ilahi.
Dari negeri hijrah pertama para sahabat Nabi SAW di Ethiopia, Dubes Al Busyra menceritakan tentang Islam dan hubungannya dengan Indonesia. Simak Wawancara Khusus LANGIT7.ID di Serial Muharram Bangkit Bersama.
Bulan Muharram selalu diidentikan dengan hijrah. Sejarah ini bermula saat Rasulullah berpindah dari Mekkah ke Madinah dan awal penanggalan kalender hijriah.
Muharram merupakan salah satu bulan yang memiliki sejumlah keistimewaan. Hal ini juga mengapa lahir tradisi di Indonesia, seperi satu suro bagi masyarakat Jawa.
Perintah memberi makanan atau bersedekah. Pesan tersebut harus mengingatkan seluruh elemen bangsa tentang kepeduliaan sosial yang menjadi pilar penting dalam bermasyarakat.
Salah satu ibadah sunnah yang dapat diamalkan dalam menyambut 1 Muharram yakni mendirikan shalat tasbih. Sebab keutamaannya dapat menghapus dosa-dosa kita.
Di antara hikmah yang dapat diambil dari amalan ibadah dengan berdoa banyak sekali di antara hikmah yang paling utama dari berdoa adalah dekat dengan Allah.
Ketua Forum Kerukunan Ummat Beragama (FKUB) Jakarta Timur (Jaktim) Kiai Haji (KH) Maarif Fuadi mengatakan, Muharram merupakan salah satu dari empat bulan haram (yang disucikan) sebagaimana yang difirman Allah SWT dalam Surat At Taubah ayat 36.