Masjid Jakarta Islamic Centre (JIC) menggelar Pekan Raya Muharram dalam menyambut Tahun Baru Islam 1444 Hijriah. Ada sejumlah acara dalam rangkaian Pekan Raya Muharram JIC tersebut.
Salah satu yang bisa dilakukan adalah memanjatkan doa akhir dan awal tahun. Doa akhir tahun dibaca sebelum Maghrib, sementara doa awal tahun dibaca setelah Maghrib pada 1 Muharram.
Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menilai acara menyambut tahun baru Islam bukan bid'ah. Sebab hal tersebut bisa dianggap sebagai tradisi, bukan ibadah.
Tahun baru Islam datang sebagai pengingat untuk melihat apa saja yang telah kita kerjakan di tahun sebelumnya. Dikenal dengan istilah refleksi atau muhasabah.
Ustadz Bachtiar Nasir mengingatkan agar umat Islam tidak menjadi pemalas atas nama Work From Home. Sehingga tidak bertanggung jawab terhadap amanahnya dan tidak membuktikan kapasitasnya. Maka tahun baru hijriah harus jadi momen hijrah dari kemalasan.
Menurut Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Amirsyah Tambunan, serangkaian peristiwa hijrah Rasulullah SAW penting untuk ditransformasikan dalam konteks hari ini.
Presiden Joko Widodo menilai kepatuhan mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, dan tidak berkerumun mencerminkan semangat hijrah dalam kehidupan sehari-hari.
Tahun Baru Hijriah 1443 kali ini bertepatan dengan momen bulan kemerdekaan Republik Indonesia. Ustadz Bachtiar Nasir mengingatkan bahwa kedua momen tersebut merupakan dua hari besar umat Islam yang patut disyukuri dan disyiarkan.
Menyongsong tahun baru 1 Muharram 1443 Hijriah, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengajak umat untuk memperkuat semangat hijrah dan gotong royong dalam menghadapi pandemi Covid-19.
Hijrah dari kehidupan organisme yang menuhankan selain Allah Ta'ala menuju ke jihad tauhid yang mebebaskan, mencerahkan, mencerdaskan, serta membawa kehidupan keadaban tinggi di basah sinar nilai-nilai Ilahi.
Muharram merupakan salah satu bulan yang memiliki sejumlah keistimewaan. Hal ini juga mengapa lahir tradisi di Indonesia, seperi satu suro bagi masyarakat Jawa.