Sayyidah Aisyah memang istimewa. Kesuciannya telah diakui Allah SWT dari atas langit ketujuh. Malaikat telah menampakkan Aisyah tiga malam berturut-turut kepada Baginda Rasul sebelum beliau menikahi Siti Aisyah.
Ketika Ummul Mukminin Khadijah wafat, Rasulullah merasa begitu sedih. Dalam keadaan itu, beliau sering menemukan penghiburan di rumah Umm Hani. Keluarganya mendukung dan menghiburnya saat beliau sedang berkabut duka.
Isra Mikraj diperingati setiap tanggal 27 Rajab menurut sistem penanggalan kalender Hijriah. Isra Mikraj terjadi pada tahun 621 M, atau tahun 10/11 dari kenabian (Bi'tsah).
Beliau memiliki kepribadian yang kuat seperti sang ayah. Selain itu, beliau juga seorang wanita yang pandai dalam hal membaca dan menulis, meskipun pada waktu itu kemampuan tersebut belum lazim dimiliki oleh kaum wanita.
Ummu Salah berkisah: Saat itu aku sedang menyamak kulit. Kucuci tanganku dan kuizinkan beliau masuk. Aku pun membentangkan alas duduk dari kulit yang berisi serat. Beliau pun duduk di atasnya dan meminangku untuk dirinya.
Kisah pernikahan Rasulullah SAW dengan Sayyidah Zainab bin Jahsy bin Rabab radhiyallahu anha (ra) sungguh tidak lazim. Setidaknya ini untuk adat suku Arab Quraish, kala itu.
Setekah dicerai Rasulullah SAW Asma bintu an-Numan kembali ke tengah keluarganya. Karena penyesalannya, ia selalu menyebut dirinya asy-Syaqiyah, wanita yang celaka.
Ada yang mengaitkan turunnya surat Al Ahzab ayat 37 sebagai bukti bahwa Rasulullah SAW pun bisa dihinggapi penyakit cinta. Mereka yang berpendapat demikian tidak mengetahui cara menempatkan kedudukan Rasul sebagaimana layaknya.
Dikisahnya, pada perang itu pekik Ahad... Ahad... Ahad... menjadi semboyan resmi pasukan Muslim. Pekik ini adalah teriakan Bilal bin Rabah tatkala ia disiksa kaum kafir Quraisy Makkah.
Surat An-Najm ayat 13-18 menceritakan kisah tentang bagaimana Rasulullah SAW naik ke langit hingga ke sidratul muntaha dan melihat wujud malaikat Jibril dalam keadaan aslinya.
Gus Baha memaparkan argumentasi mengapa Siti Aisyah mengingkari bahwa Nabi Muhammad bertemu Allah Taala ketika Mikraj. Beliau berbeda dengan ulama ahlusunnah.
Kisah cinta Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam (SAW) dengan Mariyah al-Qibthiyah atau Maria sejatinya telah mengungkap sisi-sisi romantis kehidupan Nabi.
Puasa merupakan salah satu ibadah penting bagi umat Islam. Bukan saja dilakukan dalam rangka menahan diri dari hawa nafsu yang kerap memaksa untuk dituruti segalanya