Indonesia berpartisipasi aktif dalam G20 Kebudayaan 2025 di Durban, menegaskan peran budaya sebagai fondasi solidaritas global, kesetaraan, dan keberlanjutan. Menteri Fadli Zon menyerukan penghentian perdagangan gelap benda budaya serta penguatan etika AI dan kearifan lokal sebagai solusi iklim.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menghadiri Konser Tribute to A. Rafiq dan menegaskan pentingnya dangdut sebagai musik asli Indonesia. Ia mendorong agar dangdut didaftarkan sebagai warisan budaya takbenda UNESCO dan mengajak dunia menikmati gelombang dangdut Indonesia.
Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon resmi membuka UISPP Inter-Regional Conference 2025 di Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga. Forum internasional ini membahas prasejarah Asia, warisan budaya, dan peran Indonesia sebagai pusat peradaban dunia.
Jakarta Film Week 2025 resmi berakhir dengan pesan kuat dari Menteri Kebudayaan Fadli Zon. Ia menegaskan bahwa ekosistem film Indonesia kini semakin resilien, kompetitif, dan siap bersaing di panggung dunia berkat kolaborasi talenta muda dan dukungan pemerintah.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon meresmikan monumen penanda jalur masuk Cornelis de Houtman di Banten Lama dalam kegiatan Sasaka Cibanten 2025. Momen ini menegaskan Banten sebagai pelabuhan besar dan pusat akulturasi budaya Nusantara.
Kementerian Kebudayaan mendukung konser Pandangan Pertama: Tribute to A. Rafiq sebagai perayaan musik dangdut lintas generasi. Menteri Fadli Zon menyebut dangdut memiliki potensi menjadi soft power budaya Indonesia yang mendunia.
Kementerian Kebudayaan meluncurkan program BUDAYA GO! Kompetisi Inovasi Digital Budaya Indonesia, ajang kolaboratif bagi mahasiswa dan profesional untuk menghadirkan solusi digital yang memperkuat pelestarian dan pemajuan budaya nasional.
Kementerian Kebudayaan RI kembali menggelar Harmoni Zaman 80-an di Balai Kartini, Jakarta. Acara ini menjadi wujud apresiasi terhadap legenda musik Indonesia seperti Dian Piesesha dan Endang S. Taurina, sekaligus simbol pelestarian memori budaya dan identitas bangsa.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon membuka pameran seni rupa Dinamika dalam Diam di Balai Budaya Jakarta. Pameran ini menampilkan 31 karya reflektif dari dua maestro seni Indonesia, Tulus Warsito dan Ar. Soedarto, yang menggambarkan kedalaman makna, dinamika batin, serta kekayaan budaya bangsa.
Kementerian Kebudayaan membuka Santri Film Festival (SANFFEST) 2025 melalui acara Taaruf Film bertema Santri Memandang Dunia Melalui Lensa Budaya. Menteri Fadli Zon menegaskan peran santri dalam diplomasi budaya lewat film sebagai kekuatan soft power Indonesia di kancah global.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon meluncurkan buku Keramik Cina Temuan Sungai Musi Abad 719 Masehi di Universitas Sriwijaya, Palembang. Buku ini mengungkap peran Sungai Musi sebagai jalur perdagangan global dan bukti kejayaan Palembang dalam interaksi budaya Asia selama berabad-abad.
Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia menyampaikan apresiasi kepada Garin Nugroho atas penghargaan Human Rights Award for the Author dari Human Rights Film Festival Lugano 2025 di Swiss. Penghargaan ini menegaskan posisi sinema Indonesia di panggung dunia.
Kementerian Kebudayaan menutup rangkaian Hari Kebudayaan 2025 dengan Pagelaran Musik Kolaborasi di Yogyakarta. Acara ini menghadirkan Yogyakarta Royal Orchestra, Isyana Sarasvati, Letto, dan Fanny Soegi dalam harmoni musik orkestra, gamelan, dan pop modern.