SUGBK disebut akan digunakan untuk menggelar konser dalam waktu dekat, yakni Raisa pada 25 Februari 2023 dan girlband asal Korea BLACKPINK pada 11-12 Maret 2023. Sementara gelaran Piala Dunia U-20 mulai bergulir pada 20 Mei-11 Juni 2023.
Kepastian ini datang setelah FIFA mengirimkan surat kepada PSSI pada Rabu (30/11). Surat tersebut bernomor Ref FPSD-8300 dan ditandatangani oleh Erika Montemor Ferreira selaku FIFA Head of Player's Status.
FIFA melarang suporter dari Timnas Inggris mengenakan kostum ala tentara salib dalam gelaran Piala Dunia 2022. Jika tetap ngotot, penggemar yang mengenakan kostum itu tak diizinkan masuk ke dalam stadion.
Laga Wales Vs Iran Jumat (25/11/2022) sore di Ahmad Bin Ali Stadium bakal diwarnai atribut Pelangi. Federasi sepak bola Wales menyatakan FIFA telah menjamin penggunaan simbol-simbol yang mendukung hak-hak LGBT diperbolehkan masuk stadion.
Penjualan minuman beralkohol akan dikontrol secara ketat dan tidak akan lagi tersedia di dalam atau di sekitar stadion mana pun selama turnamen berlangsung.
Layanan berbasis online tersebut bakal mengawasi 32 negara peserta yang berlaga di Qatar. FIFA juga memiliki akses ke layanan pemantauan, pelaporan, dan moderasi khusus yang dirancang untuk meminimalkan visibilitas ujaran kebencian terhadap pemain.
Piala Dunia 2022 dilengkapi dengan sejumlah teknologi canggih untuk meningkatkan pengalaman sepak bola bagi para penggemar dan membantu wasit mengawasi berlangsungnya pertandingan.
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) sedang mencari cara untuk mempersoalkan kasus Tragedi Kanjuruhan ke federasi sepak bola internasional FIFA.
PSSI merencanakan pemilihan Komite Pemilihan dan Komite Banding pada 7 Januari 2023 dan disusul Pemilihan Ketua, Wakil Ketua, dan Anggota Exco pada 18 Maret 2023.
PSSI secara resmi mengirimkan surat kepada FIFA tentang pemberitahuan percepatan pelaksanaan kongres luar biasa (KLB). Surat sudah dikirimkan pada Senin (31/10/2022).
FIFA menyempatkan bermain sepak bola bersama pengurus PSSI di sela kunjungan ke Indonesia pasca Tragedi Kanjuruhan. Kegiatan itu dilakukan setelah FIFA bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan PSSI membahas Tragedi Kanjuruhan.