Wamenag Kawal Meritokrasi: Wakil Menteri Agama, Romo Syafii, tegaskan pengisian jabatan di Ditjen Pesantren wajib berbasis kompetensi dan integritas. Upaya ini dilakukan demi menciptakan tata kelola yang bersih (clean government) dan profesional tanpa praktik transaksional. Simak selengkapnya!
Terkait isu pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren di Kementerian Agama, Wakil Ketua MPR RI sekaligus Anggota Komisi VIII DPR RI, Hidayat Nur Wahid mendorong agar hal ini segera direalisasikan dan meminta pengelolaan Dana Abadi Pesantren segera diwujudkan.
Menteri Agama Nasaruddin Umar berencana mempercepat pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren. Dalam Rapat Kerja bersama Komisi VIII DPR RI, Ia mengatakan membutuhkan anggaran strategis hingga Rp12,6 triliun.
Pembentukan Dirjen Pesantren menjadi titik balik Indonesia untuk memimpin studi Islam global. Simak strategi MUI dalam memperkuat diplomasi Islam moderat dan peran teknologi digital bagi masa depan pesantren di kancah internasional.
Pemerintah dan Kemenag mematangkan pembentukan Ditjen Pesantren melalui revisi Perpres untuk mengurai kompleksitas tugas Ditjen Pendis dan memperkuat tata kelola pendidikan Islam.
Kementerian Agama tengah memfinalisasi regulasi pembentukan Ditjen Pesantren melalui FGD dan penyerapan aspirasi dari berbagai ormas Islam. Menag Nasaruddin Umar menegaskan pentingnya pendekatan inklusif agar Perpres Ditjen Pesantren benar-benar lahir dari kebutuhan umat.
Kementerian Agama tengah memproses pendirian Direktorat Jenderal Pesantren atas arahan Presiden Prabowo Subianto. Menag Nasaruddin Umar menargetkan Ditjen Pesantren rampung tahun ini untuk memperkuat pengelolaan pendidikan pesantren secara mandiri di bawah Kemenag.
Presiden Prabowo Subianto merestui pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren di bawah Kementerian Agama. Alasannya, langkah ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk memperkuat ekosistem pendidikan pesantren sebagai pilar penting pembangunan nasional.
Presiden Prabowo Subianto resmi menyetujui pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren di Kementerian Agama. Langkah ini menjadi babak baru penguatan sistem pendidikan keagamaan di Indonesia, sekaligus memperluas dukungan pemerintah bagi ribuan pesantren di Tanah Air.
Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis) mendukung rencana pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren (Ditjen Pesantren) di bawah Kementerian Agama (Kemenag).
Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI Romo R Muhammad Syafii dan Wamen Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Purwadi Arianto berkoordinasi membahas pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag),