Polisi India menangkap lebih dari 200 orang, termasuk aktivis komunitas muslim. 48 orang Ditangkap di Saharanpur, 68 di Prayagraj, 50 di Hathras, 25 di Moradabad, delapan di Firozabad dan 28 di Ambedkar Nagar.
Dalam surah Fushilat tentang penghinaan terhadap Nabi shallallahu alaihi wa sallam adalah pengulangan. Dan pengulangan ini juga sebagai bentuk permusuhan yang tidak pernah berakhir sampai hari Kiamat.
Sanksi kepada Sharma dan Jindal. Hal ini diharapkan dapat mendorong partai untuk menghentikan semua gerakan kebencian terhadap umat Islam dan islamofobia.
OKI menyatakan kebencian terhadap umat Islam di India adalah praktik sistematis. Selain mengecam penghinaan Nabi Muhammad SAW, OKI menyebut ada sederet penindasan yang dilakukan BJP selaku partai penguasa India terhadap umat Islam.
Sudarnoto berharap Partai BJP dapat meningkatkan upaya moderasi kepada para pimpinan dan anggotanya, sehingga penghinaan kepada Islam dan agama lain tak terjadi lagi.
Amirsyah Tambunan menilai pernyataan Juru bicara partai BJP yang tengah berkuasa di India itu menyakiti umat Islam di dunia. Selain itu, Sharma jelas-jelas menunjukkan sikap Islamophobia.
Kasus Partai Politik India berpaham Ultranasionalis, Bharatiya Janata Party (BJP) menghina Islam dan mendiskriminasi kaum muslimin bukan perkara baru. Partai yang dibentuk pada 1980 itu memiliki catatan buruk terhadap umat Islam India.
Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia mengutuk keras aksi politikus Bharatiya Janata Party (BJP) Nupur Sharma yang telah menghina Nabi Muhammad SAW. Kemlu juga telah memanggil Duta Besar India untuk dimintai keterangan.
Nupur Sharma membuat pernyataan menghina Nabi Muhammad dan Istrinya Aisyah dalam debat TV lokal. Aksinya tersebut memicu gelombang kecamatan dari umat muslim seluruh dunia.
Syaikhu mengingatkan, India memiliki catatan dalam kebijakan yang mendiskriminasi umat Islam setelah sebelumnya muncul larangan penggunaan hijab bagi mahasiswi.
Jalinan Alumni Timur Tengah Indonesia (JATTI) mengecam penghinaan Nabi Muhammad SAW oleh Juru Bicara dari Partai berpaham Ultranasionalis India Bharatiya Janata Party (BJP), Nupur Sharma.