Delapan pemain yang sudah mengundurkan diri tidak terlihat dalam pertandingan saat FK Senica dijamu oleh Liptovsky Mikulas pada Sabtu (16/5/2022), di babak playoff pada pukul 6 sore.
Klub FK Senica terancam bubar di tengah jalan menyusul krisis keuangan yang dialami oleh klub yang menaungi dua pemain Indonesia Egy Maulana Vikry dan Witan Sulaeman.
FK Senica mendapat hasil buruk di partai perdana grup degradasi Liga Fortuna Slovakia, setelah dikalahkan oleh MFL Tatran Liptovsky dengan skor 2-1 di Stadion Poprad, Minggu (6/3).
Witan datang ke FK Senica berstatus pemain pinjaman dari Lechia Gdansk, klub asal Polandia, yang telah merekrutnya lebih dulu. Pemain 20 tahun itu akan dipinjam sampai 30 Juni 2022 ke FK Senica.
Egy Maulana Vikri dalam sesi wawancara setelah penandatanganan kontrak di FK Senica mengaku siap memberikan kemampuan terbaiknya untuk membawa klub memperbaiki posisinya yang kini masih di peringkat 6.
Dalam tiga hari terakhir ini nama Witan Sulaeman menjadi perbincangan publik sepak bola Indonesia, menyusul postingan Instagram klub FK Senica, yang mengunggah huruf W berlatar belakang warna merah putih, seperti bendera Indonesia.
Partai final menjadi yang keenam bagi timnas Indonesia sepanjang sejarah mengikuti gelaran Piala AFF. Sebanyak itu juga, skuad Garuda belum pernah meraih gelar juara karena selalu kalah di final.