Bank Muamalat memperluas akses layanan pembiayaan rumah melalui platform digital kprhijrah.id. Inovasi ini memudahkan nasabah mengajukan KPR iB Hijrah secara online dengan proses yang lebih cepat dan sesuai prinsip syariah.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat ekosistem keuangan syariah nasional lewat strategi lintas sektor dari perbankan hingga pasar modal. Melalui RP3SI 20232027, OJK mendorong inovasi digital, literasi, dan kolaborasi untuk menjadikan industri keuangan syariah motor utama pertumbuhan ekonomi Indonesia.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatat pertumbuhan pembiayaan hingga Rp300,85 triliun pada triwulan II/2025, naik 12,65% (YoY). Dengan Rp73,6 triliun dialokasikan untuk pembiayaan berkelanjutan, BSI memperkuat komitmennya dalam ekonomi hijau dan target Net Zero Emission nasional.
Asbisindo menegaskan transformasi perbankan syariah sebagai arus utama ekonomi nasional. Dengan momentum Asta Cita 2025, industri syariah diproyeksikan tumbuh tiga kali lipat melalui strategi winning proposition, inovasi instrumen syariah, dan dukungan kebijakan termasuk bank emas nasional.
Bank Muamalat mengajak calon jamaah Haji 2026 untuk disiplin menabung lewat Tabungan iB Hijrah Haji dan Program Rindu Haji. Selain menyiapkan dana pelunasan, nasabah juga berkesempatan mendapatkan hadiah paket umrah bersama keluarga hingga Desember 2025.
Dalam Indonesia Islamic Finance Summit 2025 di Surabaya, Ketua PP Muhammadiyah dan Waketum MUI Anwar Abbas menegaskan pentingnya keseimbangan akidah dan manajemen serta mendesak ormas Islam bersikap tegas soal bunga bank.
Bank Mega Syariah mencatat lonjakan dana kelolaan wealth management hingga Rp125 miliar per September 2025. Pertumbuhan 112% ini ditopang reksa dana syariah yang naik 433% berkat kolaborasi strategis dengan Batavia Prosperindo Aset Manajemen (BPAM) untuk memperluas akses investasi halal di Indonesia.
OJK resmi menerbitkan dua POJK baru tahun 2025 untuk memperkuat ketahanan Bank Umum Syariah (BUS) dan Unit Usaha Syariah (UUS) melalui pengaturan rasio likuiditas, pendanaan stabil, dan leverage ratio sesuai standar Basel III dan IFSB, demi mewujudkan industri keuangan syariah yang sehat dan berdaya saing global.
BSI menegaskan komitmennya dalam mendukung Asta Cita Pemerintah melalui program zakat, pembiayaan UMKM, KUR Syariah, dan digitalisasi layanan yang memperkuat ekonomi umat.
Laba Permata Bank Syariah naik 12 persen hingga kuartal III 2025, menandai pertumbuhan stabil sektor perbankan syariah nasional. Kinerja ini mencerminkan efisiensi operasional, peningkatan dana murah, dan kepercayaan nasabah yang terus menguat di tengah persaingan industri keuangan syariah.
Nanobank Syariah melalui Aira Mobile hadirkan inovasi digital RTJH terintegrasi dengan Siskohat Kemenag. Transformasi ini dorong efisiensi pendaftaran haji dan sinergi perbankan syariah dengan pemerintah menuju tata kelola ibadah haji yang transparan dan profesional.
BSI catat kinerja keuangan solid di Triwulan III 2025 dengan laba Rp5,57 triliun. Didukung pertumbuhan bisnis emas dan haji, dana murah naik 15,66%, aset tembus Rp416 triliun, serta pembiayaan Rp300,85 triliun. Digitalisasi dan inovasi jadi fokus BSI jelang akhir tahun.
BTPN Syariah mencatat laba bersih Rp945 miliar pada kuartal III 2025, tumbuh 23% yoy. Pertumbuhan ditopang kualitas pembiayaan, disiplin nasabah, dan peran community officer yang terus diperkuat.