Banyak yang menganggap pesantren merupakan lembaga kuno. Seiring perkembangan zaman, hadir pesantren bertaraf internasional dengan fasilitas penunjang lengkap.
Pondok pesantren dilestarikan oleh masyarakat Melayu-Muslim. Terlebih, Patani menjadi salah satu pusat penyebaran Islam pada abad ke-19. Ada banyak ulama-ulama Nusantara pernah mengenyam pendidikan di daerah tersebut.
Selain mandiri dalam perekonomian, Fauziah juga berupaya menjadikan lembaga pendidikan yang didirikan pada 1923 itu untuk mencetak generasi muda yang berjiwa kepemimpinan Islam demi kemajuan bangsa.
AHWA memilih Majelis Masyayikh dengan kriteria memiliki komitmen kebangsaan, memiliki integritas, sehat jasmani dan rohani, memiliki pengetahuan atau pengalaman terkait pendidikan pesantren, memiliki keahlian dalam bidang keilmuan agama Islam.
Kerjasama itu dilakukan dalam rangka mendukung program kemandirian pesantren yang sudah di launching beberapa waktu lalu, juga merupakan program prioritas Kementerian Agama Tahun 2021.
Perusahaan furnitur dari Salatiga, CV Lambiance, siap memfasilitasi santri di sejumlah pondok pesantren (Ponpes) di bawah Nahdlatul Ulama (NU) untuk menjadi santripreneur di bidang furniture.
Pemda Provinsi Jabar berencana membentuk Dewan Pengawas Pesantren (DPP) dengan melibatkan banyak pihak, mulai dari Kementerian Agama, kiai, sampai ormas Islam.
Saat ini animo masyarakat terhadap layanan pendidikan Islam, khususnya bagi pesantren, sangat tinggi. Sebagai instansi pembina, Kemenag merasa ikut bertanggung jawab untuk membantu pesantren dan madrasah.
Saat ini pesantren tak cukup hanya mengusung kesederhanaan untuk bersaing di dunia global. Perlu fasilitas penunjang dan kesamaan kurikulum yang diakui dunia internasional.