Tarmudi menyebutkan rahasia kesuksesan usahanya karena sering menyantuni anak yatim. Bahkan, di setiap bulannya, ia selalu menambah jumlah anak yatim yang dibantunya.
Pesantren harus merespon itu dengan membuka ruang bagi santrinya sejak dini dengan peralatan studio, sehingga ketika mereka keluar (lulus) tidak lagi meraba dakwah digitalnya harus seperti apa
Kementerian Agama mendorong pesantren untuk Goes Digital. Sebab hal ini dinilai sebagai suatu keninscayaan di era sekarang, apalagi saat masa pandemi Covid-19.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) periode Januari sampai Agustus 2021, kopi menjadi komoditas ekspor unggulan Indonesia. Dengan nilai ekspor mencapai USD476,76 juta.
Saat ini masih ada saja persepsi masyarakat terhadap santri dan pondok pesantren sebagai tempat pembuangan anak yg bandel agar menjadi baik. Orang tua yang sudah tidak bisa mendidik anaknya biasanya langsung membawa anaknya ke pesantren.
Banyak tokoh Islam yang berjuang melawan penjajahan Belanda dengan cara mendirikan pesantren, seperti yang dilakukan oleh Syaikh Yusuf Al-Makassari, Syaikh Abdul Samad Al-Palimbani, dan lainnya.
Pesantren memiliki modal utama dalam menghadapi tantangan, yaitu tradisi dan sikap kehati-hatian yang selama ini diajarkan oleh para kiai kepada santri-santrinya.
Kementerian agama menyusun Kebijakan Kemandirian Pesantren. Menetapkan roadmap atau Peta Jalan Kemandirian Pesantren 2021 2024 pengembangan kemandirian pesantren.
Pemerintah telah membuat beberapa program untuk mendorong perkembangan perekonomian pesantren. Di antaranya, Santripreneur dan Petani Muda yang diluncurkan pada 2018.
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan santri adalah pemenang masa depan. Hal tersebut disampaikan Menag Yaqut pada Webinar Internasional dalam rangka menyambut Hari Santri 2021.
Sebenarnya santri lulusan pesantren salaf pada umumnya memiliki ilmu agama mumpuni. Namun, dalam kegiatan berdakwah di era milenial yang mengandalkan media digital kian berkurang.