Tak banyak band yang didirikan oleh santri hingga bisa eksis di dunia hiburan tanah air. Salah satunya adalah Wali Band, seluruh personelnya adalah alumni pesantren. Vokalis Wali, Faank mengungkap sosok yang jadi inspirasinya dalam berdakwah lewat musik.
Santri jebolan pondok pesantren juga bisa sukses menggapai mimpinya. Tidak hanya berkecimpung di ilmu agama, tapi mereka juga tetap bisa melakoni bisnis.
Presiden Joko Widodo pernah mengangkat santri menjadi salah satu menteri di kabinetnya. Dia adalah Muhammad Nasir, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti).
Kiprah alumni Pesantren tidak hanya menjadi guru agama semata. Namun bisa menunjukkan kiprah di berbagai bidang, salah satunya jadi diplomat. Itulah yang ditunjukkan oleh Elizabeth Diana Dewi, alumnus Gontor Putri, diplomat Indonesia yang bertugas di KJRI Istanbul, Turki.
KH Hasyim Asy'ari dalam kitabnya Adabul 'Alim Wa Al Muta'alim menjelaskan, setiap perbuatan yang disertakan nilai etika, itu merupakan indikator diterima atau tidaknya suatu amal oleh Allah Ta'ala.
Tugas menyampaikan ilmu agama begitu mulia karena ini merupakan tugas para nabi dan rasul, serta tugas para ulama. Maka dari itu Allah Ta'ala akan memberikan pahala yang begitu besar kepada mereka yang mengajarkan ilmu.
Dia mengingatkan agar santri tidak terhasut sejumlah kelompok yang membawa identitas keagamaan untuk tujuan-tujuan politik tertentu, termasuk di luar negeri.
Deputi I Bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Mayjen TNI Nisan Setiadi menyebut semboyan hubbul wathon minal iman bisa menjadi dasar para santri membentengi dari radikalisme terorisme.
Menurut Kang Dhani, panggilan akrabnya, sejak terbit Keppres Nomor 22 Tahun 2015, Hari Santri diperingati secara rutin. Peringatan Hari Santri tidak hanya diperingati kalangan pesantren, tapi semua elemen masyarakat.
Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas meminta agar pesantren bisa tetap menunjukkan prestasi untuk menepis isu-isu negatif yang dilontarkan pihak yang tak ingin pesantren maju.
Hari Santri 2022 mengangkat tema Berdaya Menjaga Martabat Manusia. Tema ini mengandung makna santri yang senantiasa siap sedia mendarmabaktikan hidupnya untuk bangsa dan negara.